.

Pages

Tampilkan postingan dengan label Jalan - Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan - Jalan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Oktober 2023

Keluargaku Kesayanganku.. Singapura.. Jalan-jalan 2023..

 

Aku berdiri disini..

Mensyukuri yang kumiliki..

Tempatku yang paling indah..

Awal mula semua bahagia..

Tak ternilai tak terganti..

Disini tempatku mencurahkan segalanya..

Keluh kesah di dalam hidupku..

Tak peduli kata dunia..

Karena disini..

Disini keluarga..



Kubersyukur mendapatkan segalanya..

Tempat tuk membagi bahagia..

Inilah yang paling utama..

Karena disini.. 

Disini keluarga..


***lirik lagu Armada "Keluarga"

Sabtu, 01 Januari 2022

Welcome 2022.. Never Talk About 2021 Again..

First family potrait of 2022..

Bye 2021 dengan segala kejutan-kejutannya..


Semua proses belajar tentang kehidupan masih terus berjalan..

The first rule of 2022.. Never talk about 2021 again..

Jumat, 24 Agustus 2018

Weekend ke Lapangan Banteng.. 25 Agustus 2018..

Pagi sabtu ini diajak Sholehah saya wisata kota Jakarta yang notabene deket sama kosan kami dan wajah barunya diresmiin sebulan lalu.. Ya LAPANGAN BANTENG... Berita tentang revitalisasi Lapangan Banteng yang sudah setahun berjalan memang dinanti warga DKI, karena menambah ruang publik untuk bisa bersantai menikmati weekend dengan udara yang sejuk untuk menghilangkan kepenatan jadwal kerja di hari weekday yang pastinya bergumul dengan kehebatannya ibukota tercinta ini.. 

Walo berita peresmiannya banyak pro kontra tentang "penggagasnya siapa yg resmiin siapa", Saya sih gak ikutan julid,  so far siapapun yang berjasa revitalisasiin, setelah saya ke sana cuman mau bilang "emang keren banget.. 

Tempatnya bagus, bersih, nyaman, toiletnya udah kayak mall, penjual makanannya pun banyak dan insya Allah bersih2, banyak tempat main untuk anak-anak, banyak jual tanaman hias, dan pastinya layak juga untuk jalan santai, lari atau bersepeda..












Sejarah panjang Lapangan Banteng, yang sebelumnya sejak tahun 1632 disebut Lapangan Paviliun, lalu setelahnya menjadi Lapangan Singa, dan akhirnya menjadi Lapangan Banteng. Dengan tampilan baru ini, bisa menjadi ikon Ibukota untuk area warna bereleksasi.

PS : hayuk liat sisi indah Jakarta disini (bukan iklan ya.. hehe..) 


Jumat, 10 Agustus 2018

Weekend With Abang Iqbal.. Bandung.. 11 Agustus 2018..

Weekend ini nengokin Sholeh Sulungku, si Abang Iqbal, di Bandung. Kebetulan si Abang kemarin udah selesai urusan mata kuliah yang mau diambil semester 3 ini. Yang nama makulnya agak mulai ekstrim dan dosen-dosennya pun baca titelnya sampe panjang.. 




Semangat terus ya Nak masuk tahun kedua di sini.. Smoga bisa dijalanin dengan baik dan seperti biasanya dengan bener-bener serius belajar keras dan bener-bener banyak berdoa.. Sekali lagi.. tetep semangat Mahasiswa ITB ku.. 

Sabtu, 04 Agustus 2018

Kencan Dengan Bungsu Sholehku.. 05 Agustus 2018..

Siang ini kencan berdua sama Bungsu Sholeh yg lagi banyakkk banget ceritanya.. Soal sekolah, soal les, soal teman, dan soal pribadi lainnya.  Maminya ini seneng banget momen yg kayak gini, karena ceritanya lepas tanpa beban, beda kalo cerita lewat telponan.. 


I enjoy every single moment with them like this.. Dan selalu berharga banget dalam memori hidupku bisa bersama dengan salah satu dari tiga anak kesayanganku, dan menjadi terharu saat mereka bener-bener membutuhkanku walau dengan hal-hal simpel... Alhamdulillah..

Jumat, 03 Agustus 2018

Traktiran Dinner Ses Tasya.. Thai Street Atrium.. 03 Agustus 2018..

Sama-sama wanita pekerja di Jakarta, bedanya satunya statusnya ibu-ibu.. satunya mbak-mbak muda banget... Sama-sama wanita ngekost bahkan sekamar kos, bedanya satu kantornya cuma ngelompat doang dari kostan.. yang satunya kantornya nun jauh di Jakarta Selatan sana.. 

Tapi kalo soal kegiatan sepulang kerja ataupun waktu weekend, sama-sama suka dengan 'work hard sometimes harus playhard' walo cuma nonton drama, kulineran, nonton bioskop atau jalan-jalan ngabisin weekend.. 

Dan malem ini mbak-mbak muda sholehah yang senyumnya maniz itu nraktir (lagi) ibu-ibu yang di kiri yang bahagia banget kalo ditraktir sama anaknya. Maka nikmat Allah mana yang mau didustakan.. Alhamdulillah...




Moment ini sebelum mbak muda itu ditinggal si ibu pulang sejenak ke Lampung.. Kebetulan kami berdua sama-sama suka dengan masakan Thailand di resto ini, ntah kenapa termasuk sering juga kesini. Tanpa bermaksud iklan ya.. hehe.. so far emang masakannya enak banget, harganya pun ya gak mahal-mahal amat .. Jadi.. mari nikmati rezeki makanan kali ini.. 

Senin, 30 Juli 2018

Dinner Ulang Tahunku Dengan Lexcoper.. Aruba Restaurant.. 31 Juli 2018..

Pas ulang tahunku ke 42 tahun di tanggal 27 Juli 2018 kemarin... sudah tradisi pasti rekan-rekan kerja bakalan minta traktir. Momen itu pastinya selain menambah aura bahagia bertambahnya umur, juga menambah momen silaturahim dengan lingkuran kerjaku, biar nambah akrab di luar kantor gitu maksudnya.. hehe..




Ada cerita di setiap momen, yang insyaa Allah akan bisa dikenang di masa depan. Semoga silaturahim bisa menambah hal positif dalam hubungan kita dengan sesama manusia.. Aamiin..

Senin, 07 Mei 2018

(Bagian Lima) Jalan-jalan ke Jaipur lagi, India.. 04-05 Mei 2018..

2 hari terakhir di India kami kembali ke Jaipur, karena pesawat untuk ke Indonesia via transit Kualalumpurnya lewat Jaipur... Juga karena udah banyak banget datengin tempat-tempat heritagenya,  kali ini kami cuman menikmati sisi modern nya kota Jaipur.

Central Jaipur yg modern ada mall besarnya World Trade Park, dan Pink Square, eksteriornya unik, dan mewah banget interiornya kayak tampilan Bollywood yg serba keemasan.

Work Trade Park ini diresmikan dari 2012 dengan keunikannya ada sistem tampilan dimana 24 proyektor membuat satu gambar di langit-langitnya, dan ini sistem pertama yang ada di dunia. 


Pink Square Mall, terletak di Janta Colony, dengan tampilan mall yang semuanya ada disini dan juga tempatnya nyaman.


Dan dekat situ ada Laxmi Narayan Temple, yg terbuat dari marmer putih berkualitas tinggi, bangunannya memang dibangun 1977 jadi sudah mengacu pada arsitektur modern, tapi lagi-lagi terlihat gaya artistik India di tiap pahatannya.





Finally, sebelum kami ke Bandara, mampir dulu ke tempat Jawahar Circle Garden, yang merupakan taman dengan gapura indah bernama Patrika Gate, yang memiliki desain estetik di tengah taman yang tak kalah indah dan cocok untuk spot berfoto wisatawan yang datang ke Jaipur.





Alhamdulillah... 8 hari di India ke 3 kota 'Golden Triangle' nya (Jaipur, Agra, Delhi) benar-benar amazing melihat tempat-tempat heritage yang diakui dunia.

Dan selama disini, alhamdulillah lagi kami gak mengalami hal-hal seperti yang ditakutin orang-orang tentang India, malahan kami banyak gak sengaja ketemu orang-orang baik yang kasih info-info bermanfaat selama disana. Over all... Bye bye India... thank you gorgeous.

(Bagian Empat) Jalan-jalan ke New Delhi, India.. 02 - 04 Mei 2018..

Hari ke-5 kami di India, kamipun beranjak dari Agra ke New Delhi, ibukotanya India, dengan kereta yg hanya 2 jam perjalanan...  Sampai di Delhi, kebetulan hotel kami hanya jalan kaki saja dr stasiun kereta NDLS. Kesan pertama Delhi, lebih modern dari Jaipur dan Agra. 

Qutub Minar

Tempat pertama yg kami datangi ya lagi2 Situs warisan Unesco, QUTUB MINAR namanya, adl menara batu bata tertinggi di dunia yaitu 72,5meter yg ditulis dgn kaligrafi arab yg dibangun thn 1192 oleh Raja Qutubbudin. Tiket masuknya 500Rupee (Rp 100ribu). Ada 379 anak tangga utk mencapai puncaknya tapi tidak dibuka utk umum lagi saat ini. Diameter menara ini 15m dibagian bawah dan 2,5m di puncaknya.

Sebenarnya ini adalah menara utk muadzin mengumandangkan azan dari Masjid Quwwatul Islam yg ada di sebelahnya, yg mrp masjid tertua di India sejak Islam masuk ke negara ini. 

Pahatan kaligrafi Arab dari ayat suci Alquran itu dibuat menyerupai secarik kain yang melingkar mengikuti kontur sudut dan bulat permukaan batu di dinding menara, menjadikan menara batu merah itu kadang terlihat seperti batang-batang bambu yang diikat tali.

Karena beberapa kali terkena imbas bencana alam gempa bumi dan petir, jadi memang banyak bagian yg rusak, tetapi tak mengurangi sejarah kemegahan Islam di jaman itu.  So far, tetap terkagum akan keindahan ciptaan Allah di belahan bumi sana..👍












Lagi ttg Delhi, India... 
Masih teringat dgn kemodernan New Delhi dibanding Jaipur dan Agra, sudah ada MRT yg bener2 rapi dan nyaman, penduduknya sudah berpakaian modern terutama wanita, agak jarang melihat yg memakai baju sari,banyak taman2 yg bersih dan indah, kecuali di Old Delhi nah ini masih tradisional banget, oke ini bbrp kilasan tempat yg kami datangi di Delhi...


Istana Rashtrapati Bhavan

Istana Rashtrapati Bhavan, istana tempat tinggalnya Presiden India sejak 1950, terletak di Rajpath New Delhi, garis lurus dgn India Gate. Arsitekturnya megah dan cantik. Mudah diakses dengan metro. Istana presiden bersebelahan dengan Kementrian Keuangan dan Kementerian Luar Negeri. 






Museum Nasional India

Dibangun pada tahun 1949, menyimpan benda2 yg berasal sejak masa prasejarah hingga seni modern. Terdapat 200.000 benda seni, yang berasal dari India maupun daerah lain, yang berumur 5000 tahun. Letaknya gak jauh dari Istana Presiden.




Dilli Haat

Tempat ini semacam food & craft bazar dari semua propinsi2 yg ada di India, jadi seperti pameran budaya tradisional India..



India Gate

India Gate atau Gerbang India, yg sering disebut mirip bentuk bangunan Arc de Triomphe di Paris Perancis. Adalah monumen nasional India yang dirancang Sir Edwin Lutyens. Aslinya gerbang ini dikenal dengan nama “Tugu Peringatan Perang Seluruh India”, untuk memperingati pengorbanan 90.000 tentara India Britania yang tewas membela Imperium Britanian di India saat Perang Dunia I. Tepat di garis lurus dengan Istana Presiden India  yang dihubungkan dengan jalan raya lebar dengan taman bunga di sisi kanan kiri jalan. .




Jama Masjid

Terletak di kawasan Old Delhi. Masjid ini didirikan oleh Kaisar Mogul, Syah Jehan, yang juga membangun Taj Mahal. Masjid ini berada di lingkungan yg crowded banget jadi sangat berhati2 pas berada di area ini, dan saat kami kesanapun ada semacam hujan debu yg benar2 buat jantung deg2an tapi orang2 disana mungkin sudah terbiasa, tapi dibalik ketidaknyamanan suasananya so far tetep terkagum dengan keindahan masjid itu. 




Agrasen Ki Baoli

Berkunjung ke tempat paling berhantu di India, namanya stepwell Agrasen Ki Baoli. Letaknya di tengah hingar bingarnya New Delhi, tempat ini dibangun abad ke-14, dgn panjang 60m dan lebar 15m, dengan 108 anak tangga ke bawah..

Awalnya adalah utk menampung air, tetapi cerita yg berkembang airnya menjadi hitam dan mempunyai kekuatan magis utk orang melemparkan diri ke dalamnya dan tenggelam. Memang gak diinfokan brp sudah korban yg suicide disini tetapi saat melihat ke dalam bangunannya tampak kelelawar berkumpul banyak dan memang air hitam itu sekarang mengering, membuat suasananya 'rada' mencekam. 

Menurut org setempat pengunjung tdk boleh berlama2 ditempat itu apalagi menjelang malam. Krn banyak saksi mata melihat seperti ada bayangan gelap yg mengikuti dan banyak cerita seram lainnya. Tapi alhamdulillah saat kami disana hanya 30menitan dan disiang hari yg terik, dan fine2 aja, krn kami memang hanya mengagumi keartistikan bangunan lama itu bukan utk membuktikan kemistisannya, dan masuk ke sini pun gratis.

Tempat inipun pernah dijadikan shooting beberapa film Bollywood. So far, tempat yg menarik buat dikunjungi..












Itulah cerita perjalanan di New Delhi India.. tetap berkesan di hati dan menambah kebersyukuran atas segala rahmad yang diberi-Nya. Smoga tetap bisa memberikan manfaat dari tulisan-tulisan ini bagi yang membutuhkannya...