Selasa, 10 Maret 2015

Wisata Sejarah Jakarta Ke Kota Tua...

Salah satu wisata sejarah yang murah meriah di Jakarta adalah Kota Tua.. Mungkin sudah gak asing di telinga untuk tempat sejarah satu ini. Tapi kali ini aku akan memposting sedikit informasi perjalananku dan keluarga dan berharap dapat memberi suatu informasi bagi temans...cekitdot yaa...



Di salah satu siang di hari minggu di sekitar Bulan September 2014 kami untuk kali kedua mengunjungi Kota Tua. Dan dibanding saat kunjungan pertama tahun 2012, kondisinya sudah jauh lebih tertib dan teratur, dimana para pedagang kaki lima sudah tidak terlihat lagi, sehingga kita pun berkeliling lebih nyaman.


Saat itu, kami hanya mengunjungi salah satu bangungan saja di Kota Tua yaitu Museum Sejarah Jakarta, yang dahulunya adalah Kantor Gubernur Jenderal VOC. Disebut juga Museum Fatahillah atau Museum Batavia, dan halaman luas di depannya disebut Taman Fatahillah. Di masa era penjajahan VOC, bangunan ini juga berfungsi sebagai balai kota, ruang pengadilan, dan penjara bawah tanah.

Museum terbesar di Jakarta ini memiliki 3 lantai dan menyimpan sekitar 25.000 koleksi benda bersejarah, diantaranya prasasti, meriam, patung, koleksi mebel antik, gerabah, dan keramik. Arsitektur bangunannya bergaya abad ke-17 dengan gaya Barok Klasik bercat putih, kusen pintu dan jendela dari kayu jati berwarna hijau tua. Bagian atap utama memiliki penuntuk arah mata angin.



Antri masuk ke Museum ini hanya dengan tiket Rp. 2.000 perorang, dan kita diberikan sandal khusus selama berkunjung. Mungkin untuk menghindari kerusakan lantainya yang terbuat dari kayu bila pengunjung memakai bermacam alas kaki. 

Beberapa photo dibawah ini mengenai bagian dalam dari museum Sejarah Jakarta ini :


Diresmikan oleh Gubernur DKI Ali Sadikin pada tahun 1974



Plang Peringatan Pembangunan Museum Sejarah yang dahulunya adalah Balai Kota


Salah satu peninggalan sejarah seperti batu bertulis ini


Jendela di dalamnya pun memiliki tekstur bangunan jaman dahulu



Terdapat furniture asli Jepara yg masih bertahan lama



Penjara Wanita jaman dahulu yang menyeramkan dan tingginya yang hanya sepinggang orang dewasa, subhanallah terbayang bagaimana saat ada penghuni penjara itu...



Ada Souvenir Shop yang menjual bermacam coklat dengan judul yang unik, seperti coklat anti galau, coklat enteng jodoh, coklat labil ekonomi, coklat tolak miskin...hehe...


Di luar dari Museum Sejarah ini banyak pemandangan lain yang kita bisa dapati, seperti di bagian depannya ada Ondel-ondel yang juga mrp ciri khas Betawi. Untuk berfoto dengan ondel2 tsb tidak ada tarif khusus tetapi seikhlasnya saja.



Berjalan mengelilingi sekitar Kota Tua, kita akan menjumpai beberapa bangunan lain yang tak kalah bernilai historisnya, salah satunya adalah Rumah Akar. Rumah akar terkenal bukan karena gaya arsitektur Eropanya yang indah, tetapi karena rumah kuno ini ditumbuhi oleh pepohonan yang tumbuh di dalam rumah tersebut. Batang dari pohon tersebut menjulang keatas menembus atap sedangkan akarnya sudah menjalar ke segala penjuru tembok rumah. Banyak orang yang menyebut rumah akar Kota Tua Jakarta tersebut sebagai “Angkor  Wat-nya” Jakarta.



Tetapi kami tidak sempat masuk ke dalam rumah akar tsb, dan katanya di bagian dalamnya kita bisa berfoto baik utk koleksi pribadi ataupun untuk keperluan foto wedding dan tentunya dengan merogoh kocek sebagai uang masuknya. 

Selain itu ada juga bangunan lama yang dipakai sebagai lahan parkir motor. Letaknya berdekatan dengan Rumah Akar tadi. Pemda DKI memperindah Kota Tua dengan menertibkan tempat parkir, sehingga para pengunjung  dapat leluasa menikmati taman Fatahillah tanpa terusik dengan lahan parkir.



Gedung Tua ini sudah tampak tidak terurus sama sekali dan merana krn tidak direnovasi ataupun dimanfaatkan bagian dalamnya, mungkin nantinya Pemda DKI dapat merubah interior sehingga akan lebih bermanfaat lagi bagi pengunjung.

Bagian unik dari Kota Tua mungkin bukan hanya dari bangunan sejarahnya saja, tetapi ada bangunan baru yang sengaja dibangun untuk menambah suasana sejarah di sekitar Kota Tua tersebut.


Itulah Halte Bus Trans Jakartanya di sebelah depan Kota Tua, bentuknya unik dan berseni, karena dibangun menyerupai bentuk museum. Ini adalah ide Pak Jokowi saat beliau menjabat Gubernur DKI. 

Demikianlah posting Kota Tua kali ini, walau masih banyak bangunan lain yang belum sempat kami jelajahi, insya Allah bila kembali lagi ke sini akan diposting kembali. Semoga bermanfaat...


Senin, 09 Maret 2015

Yuk Biasakan 3 Kata Ajaib Ini..."Maaf, Tolong, Terima Kasih"...

Kata “Maaf”, “Tolong”, dan “Terima Kasih” adalah kata-kata yang simpel dan sederhana, juga sangat familiar di telinga kita, namun sebenarnya memiliki kekuatan yang luar biasa dan bermakna positif dalam membangun hubungan sosial yang baik antarmanusia. 3 Kata ini dapat merekatkan tali silaturahim dan persaudaraan, mendekatkan hubungan sosial yang renggang, dapat mencairkan kekakuan komunikasi bahkan insya Allah bisa meredakan perselisihan atau perbedaan pendapat.
  

Maaf
Kata ini sepertinya sangat mudah diucapkan. Tetapi pada kenyataannya, kata ini memiliki sedikit keberanian dan keikhlasan untuk bisa keluar dengan lantangnya dari mulut kita. Fitrah kita selaku manusia, ungkapan "nobody is perfect" itu mengandung arti kita akan selalu melakukan salah dan khilaf yang mungkin akan selalu. Meminta maaf sangat penting saat kita memiliki salah khilaf, ataupun kita khawatir sudah melakukan kekeliruan. Dalam hubungan sosial antar manusia hal ini penting untuk bisa menunjukkan kita adalah orang yang rendah hati dan tidak sombong, juga dalam hubungan dengan Sang Pencipta, kata maaf pun harus sering kita lontarkan sebagai bentuk mohon pengampunan dan pengakuan kesalahan kita.



Tolong
Kata Tolong merupakan bentuk penghargaan kita terhadap orang lain. Sebagai makhluk sosial kita tidak tidak akan bisa hidup tanpa bantuan orang sekitar kita. Kata ini membuat kita sadar akan keterbatasan dan kelemahan kita. Dalam hubungan dengan Sang Pencipta pun kalimat ini kita butuhkan saat memanjatkan doa sebagai bentuk kita memperhalus apa yang kita harapkan.
Dengan kata tolong, orang yang kita minta bantu pun akan merasa senang hati tanpa paksaan. Perhatikan kalimat ini "Ambilkan buku itu" dengan "Tolong ambilkan buku itu" terlihat secara psikis beda kelembutan kalimat dengan kata "tolong".



Terima Kasih
Kata ini adalah salah satu bentuk penghargaan dan penghormatan kita kepada orang yang telah membantu. Dan dengan kata ini insya Allah tentunya orang tsb akan senang hati mendengarnya. Tetapi kata ini memang terkadang sulit untuk diungkapkan, karena membutuhkan ketulusan, tatap mata yang hangat, dan juga sentuhan kasih. Untuk hubungan vertikal, kata ini juga merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Sang Pencipta Allah SWT.


Dengan demikian, ketiga kata tersebut disamping sebagai bagian dari etika komunikasi juga menjadi sarana mendidik karakter seseorang supaya memiliki budi pekerti yang rendah hati dan baik. Mari kita selalu membudayakan ketiga kata ini dalam kehidupan horizontal (antar manusia) dan vertikal (dengan Sang Pencipta), juga bagi kita orang tua untuk bisa memberi contoh dan mengajarkan hal baik ini kepada buah hati kita agar mereka senantiasa menjadi pribadi yang santun dan berakhlakul karimah...Aamiin yaa robbal 'aalamiin...

Semoga Bermanfaat...

Kamis, 05 Maret 2015

Salad Buah Saus Mayonaise...


Terkadang saat weekend dan bersantai dirumah, kita sebagai ibu ingin menyajikan makanan kecil ataupun yang segar untuk menambah kebersamaan. Begitu juga denganku, terkadang ada saja cemilan yang kubuat mulai dari yang simpel sampai yang kadang ribet, hehe..semua terkadang tergantung moodku selaku chefnya atau kadang request suami dan anak2..

Nah kali ini aku akan berbagi resep simpel untuk membuat Salad Buah Saus Mayonaise yang segar...cekitdot ya temans...

Buah-buahnya :
Semangka merah ataupun kuning
Melon
Anggur Ungu
Agar-agar yang kadang warnanya sesuai keinginan
Mangga
Strawberry, biasanya sedikit saja krn suka rada asam
Nata de coco


Takaran banyaknya dan besarnya memotong menjadi dadu untuk buah dan agar-agar di atas adalah sesuai selera.

Sausnya :
Susu kental manis dicairkan dengan air
Mayonaise
Air jeruk nipis sekitar 1sdm saja

Takaran sausnya pun sesuai selera kita, apakah akan diperbanyak susu atau mayonaisenya.

Toppingnya :
Keju parut secukupnya

Cara Membuatnya :
1. Potong semua buah berbentuk dadu, campur menjadi satu dengan agar-agar dan nata de coco. Diamkan dahulu di dalam lemari es hingga dingin segar.
2. Siapkan sausnya dan setelah dicampur menjadi satu, juga diamkan sejenak ke dalam lemari es.
3. Saat semua sudah berasa dingin menyegarkan, campurkan sausnya ke dalam buah yang sudah dicampur tadi, aduk hingga rata.
4. Siap disajikan, dan sebagai topping parut keju di atasnya sesuai selera. 

Biasanya untuk lebih menyegarkan, sajikan dengan minuman Infuse Water yang cara membuatnya pernah ku posting terdahulu. Silahkan mencoba...

Wisata Sejarah Jakarta Ke Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya...

Jalan-jalan keluarga terkadang tidak semua ke tempat berpanorama indah atau ke pusat perbelanjaan, tapi sometimes kita memperkenalkan kepada anak2 tempat2 bersejarah sehingga selain refreshing juga menambah pengetahuan mereka.

Sebenarnya ini adalah trip sekitar tahun 2012 lalu, tapi tak mengapalah mempostingnya skrg berharap informasinya bisa untuk dishare..Inilah sekelumit cerita wisata sejarah ke Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya yang terletak di kawasan Pondok Gede Jakarta Timur.




Kawasan Lubang Buaya ini mempunyai jam kunjung Selasa - Minggu, hari Senin yang tutup. Jam kunjungannya 08.00 hingga 16.00. Tiket masuknya pun benar-benar murah yaitu Rp. 2.500 saja perorang. Mungkin harga tiket masuk yang murah dimaksudkan oleh Pemda DKI agar masyarakat berminat untuk mengenal lebih dekat detail sejarah mengenai Pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia) yang dikenal dengan G30S PKI yang terjadi pada 30 September 1965 tersebut. Dimana peristiwa ini menggambarkan kedaulatan negara sedang bergejolak dimana partai komunis ingin menguasai Indonesia.


Masuk ke areal ini memang rada sedikit begidik, entah mengapa.. mungkin pengaruh kisah Lubang Buaya yang fenomenal melalui film dahulu yang selalu diputar tiap tanggal 30 September yang mengalurkan bagaimana kekejaman PKI menyiksa ketujuh Pahlawarn Revolusi dengan biadab atau memang karena aura pepohonan besar2 dan tinggi2 yang rada membuat begidik.



Di Lubang Buaya terdapat Monumen Pancasila Sakti yang berdiri patung tujuh Pahlawan Revolusi. Monumen ini sudah tentunya untuk mengenang jasa para pahlawan tersebut. Dari kiri adalah Brigjen Soetoyo Siswomiharjo, Brigjen DI Panjaitan, Mayjen R. Soeprapto, Letjen A. Yani, Mayjen MT Haryono, Mayjen S. Parman dan Lettu Pierre A. Tendean.

Monumen ini memiliki kepak sayap patung Garuda Pancasila berukuran raksasa seolah memayungi ketujuh pahlawan tsb dengan posisi setengah lingkaran. Pada dinding landasannya terdapat relief yang menggambarkan peristiwa sebelum dan saat meletusnya peristiwa G30S PKI serta penumpasan PKI oleh tentara dan masyarakat. 
 

Saksi sejarahnya adalah Rumah tempat penyiksaan ketujuh jenderal tersebut. Di dalam rumah ini terdapat relief yang menggambarkan peristiwa penyiksaan tersebut. Perlakuan kejam PKI terhadap mereka seperti pemukulan, penusukan, tendangan, penyayatan, penyeretan paksa, penembakan memang benar2 membuat begidik. Benar2 tidak manusiawi dan benar2 biadab. Sosok PKI yang melakukan penyiksaan tersebut terdiri dari pasukan seragam Cakrabirawa, Pemuda Rakyat dan Gerwani.


Di bagian luar rumah tersebut terdapat Serambi Penyiksaan. Yaitu tempat dimana beberapa jenderal ditawan dan disiksa disini, yaitu Mayjen S. Parman, Mayjen Suprapto, Brigjen Sutoyo dan Lettu Pierre Tendean sebelum akhirnya kesemuanya dikuburkan kedalam sebuah sumur tua.

 



Inilah Sumur Maut yaitu sumur tua yang merupakan tempat dikuburkannya tujuh jenazah jenderal, yang berdiameter 75 cm dengan kedalaman 12 meter. Melihat diameter yang sungguh kecil ini benar2 menggambarkan kengerian yang dalam. Ketujuh jenderal tersebut dimasukkan dengan bertumpuk2 dan posisi kepala dibawah. Setelah dikubur, untuk menutupi jejaknya diatasnya ditanam pohon pisang dan ditutup dengan tumpukan sampah. 

Disamping lubang tersebut ada prasasti yang bertuliskan (dalam ejaan lama) "Tjita-tjita perdjuangan kami untuk menegakkan kemurnian Pantjasila tidak mungkin dipatahkan hanja dengan mengubur kami dalam sumur ini. Lobang Buaja, 1 Oktober 1965".



Di sekitar area tersebut terdapat juga rumah tua yang dahulu dipergunakan para PKI sebagai pos komando dan dapur umum untuk mempersiapkan konsumsi mereka. Memang keasliannya masih banyak yang dipertahankan. Didalamnya masih terdapat lampu petromak, mesin jahit, tunggu memasak dan lemari yang memang asli mereka pergunakan. Disitu menunjukkan mereka memang benar2 berniat mempersiapkan kesemuanya untuk peristiwa tersebut.



Selain untuk mengungkit sejarah penyiksaan ditempat sesungguhnya, di sini juga ada Museum Penghiatan PKI yang didalamnya merangkum secara lengkap sejarah2 pemberontakan PKI di Indonesia. Kita bisa berkeliling didalamnya untuk merangkai sejarah kelam bangsa Indonesia tersebut. Hingga sampai pada peristiwa naas tersebut 30 September 1965 dengan detailnya ditampilkan disini bagaimana penculikan ketujuh pahlawan revolusi tersebut dan bahkan ada saksi sejarah seperti pakaian, sarung dan lainnya yang masih mereka gunakan hingga akhirnya tewas di lubang tersebut.




Dan di kompleks ini juga terdapat koleksi pengganti Truk Dodge buatan Amerika Serikat tahun 1961 bernomor B 2982 L milik PN Arta Yasa yang dirampas PKI di sekitar Jl. Iskandarsyah Kebayoran Baru, yang digunakan PKI untuk menculik dan mengangkut Brigjen DI PAndjaitan dari rumahnya di Jl. Hasanudin Kebayoran Baru ke area Lubang Buaya tersebut. 

 

Selain itu juga terdapat mobil sedan bernomor AD-01 yang merupakan kendaraan dinas Letjend A. Yani ketika menjabat Men/Pangad KOTI (Komando Tertinggi). Dan disebelah kanannya terdapat mobil dinas Jeep Kanvas Nomor 04-62957 yang digunakan Pangkostrad Mayjen Soeharto pada tanggal 4 Oktober 1965 saat memimpin pengangkatan jenazah dari sumur maut Lubang Buaya. 

Itulah saksi sejarah yang menjelaskan betapa biadabnya PKI dalam menjalankan aksinya untuk merebut kedaulatan bangsa ini. Betapa kokohnya pendirian ketujuh jenderal tersebut yang tidak mau menandatangi dokumen PKI tersebut dan mengorbankan nyawa mereka untuk kedaulan Indonesia. Sisi patriotik tersebut yang bisa kita ambil dari kisah heroik para jenderal tersebut. 

Semoga perjalanan kali ini bisa menambah wawasan sejarah kebangsaan kita semua dan dapat mengambil hikmah positif tentang bagaimana diri kita menyumbangkan sisi patriotis kita untuk negeri ini walau dengan cara yang berbeda dengan para pahlawan perjuangan tersebut. Oke guys...sampai jumpa di cerita berikutnya...

Rabu, 18 Februari 2015

Happy Milad ke-19 Ses Tasya..28 Januari 2015...


Alhamdulillah...28 Januari 2015..genap sudah 19 tahun gadisku Ses Tasya...Time flies...gak kerasa sudah beranjak dewasa gadis "my little girl always" itu. Saat ini sudah semester 3 di STAN dan sudah hidup mandiri 1,5tahun di kost Bintaro.  Gadis itu sosok yang rendah hati, gak terlalu banyak bicara, walo sedikit introvert tapi bisa jadi teman bicara yang enak untuk diskusi suatu hal, profil anak tertua yang ngemong adik2, walo rada galak tapi tetep wise dan disegenin adik2, selalu sederhana, smart dan suka jadi contoh yg baik utk adik2, sosok yg sholehah, dan yang aku paling salut paling gak suka dengan pembicaraan yang menjelekkan orang lain, itulah sekelumit sosok gadisku ini...


Caranya mencintaiku sebagai ibunya gak frontal, ia gak suka show up, tapi terkadang menulis sesuatu yang bisa buatku meneteskan airmata betapa ia begitu mencintaiku, sampai pernah kubaca bila ia diminta untuk berharap orang yang tidak pernah meninggal jawabnya adalah aku...huhuhu...terharu banget bacanya. Juga suka gak malu selaku teenager untuk pasang dp di sosmednya dengan photo aku dan papinya, atau adik2nya, yang bagiku biasanya remaja pasti malu utk pasang dp seperti itu tapi tidak untuk gadis manis ini..




Gadis yang awalnya sudah masuk kuliah kedokteran tetapi akhirnya lebih memilih STAN ini..walau saat ini sudah mengenal lawan jenis tetap saja gak berlebihan, hanya untuk menambah semangat hari2nya saja. Tetaplah seperti dirimu wahai gadisku...We proud of you always girl...

Happy Milad ya nak..barokallah usiamu, smoga selalu jadi anak sholehah, slalu berakhlakul kharimah, slalu bermanfaat untuk kebaikan orang banyak, Aamiin yaa Robbal 'Aalamiin...

Minggu, 15 Februari 2015

Happy Milad ke-16 Abang Iqbal...2 Januari 2015...


2 Januari 2015...Alhamdulillah sudah 16 tahun Abang Iqbal (anak keduaku)..Kelas 1 SMA sedang dijalaninya. Usia yang mungkin sudah berpindah dari anak2 menjadi seorang teenager. Ya, memang lelakiku sudah beranjak remaja. Sudah banyak berubah dibandingkan saat masih anak2. Ia menjadi sosok yang rupawan tapi selalu kuajarkan rendah hati, selalu ingat akan kewajibannya pada Sang Pencipta, sifatnya yang ramah dan baik hati walau terkadang kalo lagi kesel suka sedikit jutek (hehe..), perhatian pada keluarga terutama pada orangtua, kakak dan adiknya. Yah...itu segelintir penilaianku pada si Abang..


Mungkin baginya saat ini sudah mengenal lawan jenis. Aku memang selalu terbuka pada anak2 remajaku untuk hal satu ini. Silahkan mereka mengenal lawan jenisnya, atau bahasa sekarangnya "pacaran", tapiiii...syarat yang aku berikan adalah tidak ada kencan & tidak ada pegang tangan. Pacaran bagi mereka yang aku perbolehkan adalah hanya untuk saling menyemangati sekolah, untuk teman cerita tentang kegiatan2 yang positif sehingga ada teman share saat mereka membutuhkan pendengar dikala aku sang ibu ataupun sang ayah sedang tidak bisa.


Ia sudah mengerti belajar arti bertanggung jawab minimal atas dirinya sendiri, mana saatnya waktunya untuk ibadah, untuk belajar, untuk harmonisasi dengan keluarga, dengan teman. Semua pembelajaran dalam dirinya kunilai positif. Ia selalu bisa menempatkan diri dilingkungan teman2nya, tidak sombong, selalu rendah hati walau terkadang sebagai remaja ada kala ia menjadi galau, bete' bila ada suatu masalah misalnya tentang hasil nilai pelajaran, dan itu semua aku anggap normal. hehe..

Sekali lagi, Happy Milad Abang Iqbal, barokallah selalu usiamu, semoga selalu menjadi anak yang sholeh, berakhlakul kharimah, selalu bisa bermanfaat untuk orang disekitarmu...Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin...

Selasa, 10 Februari 2015

Liburan Akhir Tahun 2014 Ke Lembang...(Bagian 2-Tamat)

...Bagian 2 (Tamat)...

Teman2...aku lanjutin ya cerita tentang Liburan ke Lembang kami akhir 2014 lalu. Smoga ada manfaat dari tulisan ini..cekidot..

c. Dusun Bambu
Daerah wisata satu ini lagi bisa membuat kita menghirup udara segar sesegar2nya, hehe..Bagaimana tidak, tempat wisata ini terletak di kaki gunung Burangrang Lembang, menyajikan tempat2 yang indah dan sejuk seperti area pinggir danau yang dilengkapi dengan pondok2 dari bambu, area taman dengan bunga bewarna warni, dan tentunya juga kuliner yang super banyak macamnya. 


Harga tiket masuknya pun gak mahal, Rp.15.000/orang saja. Dan bila terjadi kepadatan dipintu masuk, maka mobil kita dapat diparkir di area khusus di luar daerah wisata itu, tetapi disediakan shuttle car untuk menuju ke dalamnya dengan gratis. Sepertinya kenyamanan pengunjung tetap diperhatikan disini...

Apasaja kah pemandangan indah di Dusun Bambu..Berikut ini beberapa photo yang kami ambil yang bisa menggambarkan suasana di sana...




Photo di atas adalah pemandangan Saung Purbasari, yaitu saung yang dibuat didalam pondok2 bambu yang saling mengelilingi danau dan menghadap ke  Cafe Burangrang. Dini juga ada sampan yang menjadi penghubung antara saung tersebut, dan pemandangan disini indah sekali untuk berfoto.

Kemudian, ada tempat unik lainnya, yaitu Lutung Kasarung. Lutung Kasarung, adalah nama tempat makan (restaurant) di sini yang dibuat sedemikian rupa menyerupai sarang burung, jadi bener2 dibuat seolah kita sedang makan di alam bebas dan benar2 membuat hati jadi gimana gitu ya..hehe..dan aneka menunya pun masih dalam jangkauan/gak terlalu menguras kantong. Begini tampaknya tempat ini ...


Kemudian ada Cafe Burangrang, yaitu tempat kulinernya yang dibuat tingkat dua yang bergaya rumah kaca. Disini dijual berbagai macam kuliner khas Indonesia dengan harga terjangkau yang dibeli dengan menukarkan koin terlebih dahulu.



Kemudian, dibelakang Cafe Burangrang, ada taman bunga yang sangat indah. Ditumbuhi dengan baik aneka bunga pegunungan yang indah, terutama ada bunga yang berwarna ungu dalam jumlah banyak sehingga indah dan cantik untuk berpose di sini...





Dan area Dusun Bambu, ada juga air terjun mini yang dialiri sungai dengan suara gemericik air yang bisa membuat pendengaran serasa berada di alam pedesaan yang asri dan natural. Juga ada kebun strawbery yang kita bisa mencicipi kesegaran buahnya dan memetik sendiri untuk dibawa pulang, tentunya harus dengan membelinya ya, hehe..


 

Dan..disinipun ada area permainan Panahan yang bener2 digandrungi dua anak lelakiku..hehe..yang pastinya mrk cobain area ini. Tapi tiket mainnya pun gak mahal, hanya Rp. 20.000/orang. Senangnya disini, pemandunya pun ramah banget sehingga pengunjung lagi2 merasa nyaman.




Kesan kami di Dusun Bambu, lagi2 begitu menyenangkan untuk merileksasi pikiran dari kejenuhan aktifitas padat sehari2. Jadi, bila sedang di Lembang, jangan lupa deh untuk mendatangi tempat wisata murah ini juga, walaupun perjalanan menuju kesini memang rada memakan waktu dan berzigzag naik turun begitu namun mungkin bisa menjadi pengalaman yang indah juga sepanjang perjalanan krn pemandangan asrinya tempat yang kita lewati di sepanjang jalan menuju ke sini.


d. Tangkuban Perahu
Tempat wisata terakhir yang kami kunjungi selama berada di Lembang adalah Tangkuban Perahu. Mungkin sebagian dari kita sudah tidak terlalu kaget dengan nama dari tempat wisata ini, krn legenda "Sangkuriang" yang mungkin kita pelajari saat menginjak SD (Sekolah Dasar). Memang kawasan ini masih termasuk gunung dengan kawahnya yang masih aktif. 

Perjalanan ke Tangkuban Perahu melewati jalan berliku menaiki pegunungan yang udaranya masih benar-benar sejuk. Tiket masuk ke sini memang paling mahal dibanding tempat wisata yang kami kunjungi sebelumnya. Rp. 35.000/orang tetapi mungkin itupun masih termasuk wisata murah untuk saat ini.


Walau selama perjalanan ke atas puncaknya dilalui dengan berkelak kelok, namun tetap saja kita bisa menikmati keindahan alam yang terdiri dari hutan yang masih asri. Gunung Tangkuban Perahu memiliki kawah yang besar yang disebut "Kawah Ratu", yang bisa memberikan kita panorama alam yang menakjubkan. Gas sulfur (belerang) masih keluar dari kawah ini, terlihat dengan adanya desiran air kecil dan asap di dalam kawahnya.







Pemandangan menakjubkan dalam kawah Ratu tersebut, membuat kita tergugah untuk mengambil foto dengan menampakkan bagian dalam kawah. Walaupun kita hanya tampak jauh, tapi tidak mengurangi keindahan panorama alam yang satu ini. Disini pun banyak dijumpai para penjual, seperti menjual jagung bakar, dan juga menjual pernak pernik sovenir khas Tangkuban perahu seperti tas, baju kaos, topi dan lainnya. 




Berkeliling mengitari kawah akan menambah keindahan khasanah kita akan keagungan ciptaan Allah SWT. Dengan wisata alam seperti ini kita seolah menambah nilai religi betapa Maha Besarnya Allah SWT menciptakan semua panorama itu. 


Demikianlah cerita jalan-jalan kami ke wisata alam di Lembang. Semoga semua yang telah kuceritakan akan dapat memberi sedikit manfaat bagi kalian yang membacanya. Aamiin..