Click Here For Free Blog Templates!!!
Blogaholic Designs

Pages

Kamis, 19 Januari 2017

17 Agustusan PT Lexcorp...26 Agt 2016...

Hari kemerdekaan RI pastinya menjadi hari special bagi seluruh anak bangsa. Gak ketinggalan juga dengan perusahaanku, PT Lexcorp Indonesia. 2016 ini, kami merayakanny dengan acara harmonisasi seluruh managemen melalui karaoke bareng dengan dress code merah putih. 

Moment itu diadakan hari Jumat, 26 Agustus 2016. Dimana jam kerja kantor diberlakukan hanya sampai jam 13.00 saja selanjutnya dengan akomodasi dari kantor kami menuju Cantare Family Karaoke yang berada di Kota Kasablanka Mall...

Beginilah keseruan acara tersebut...

photo bersama sebelum take off ke Cantare...

aku dan beberapa teman...

aku dan beberapa teman...

aku dan teman...

saat grupku bernyanyi "merah putih"..hebohhh...hehe..

photo bersama seluruh Lexcopers dengan BOD...

Makan 17 Agustus kali ini lebih ke arah meningkatkan kebersamaan antara sesama Lexcopers. Dimana dalam acara tersebut diadakan pembagian grup dengan acak, dan masing2 grup tampil membawakan lagu bertema bebas dan diadakan penilaian. Hasil akhir mungkin hanya untuk lucu2an aja tapi saat melaluinya dengan penuh keceriaan dan kekompakan itu sisi nilai plus dari acara ini...
Senin, 16 Januari 2017

Mari Selalu Bersyukur...


Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih...
QS. Ibrahim : 7

Happy Milad ke-44 Lelaki Hebatku...04 Agustus 2016


Lelaki sederhana ini yang selalu didekatku saat suka ataupun duka...
Yang selalu memelukku saat orang lain menjauh...
Lelaki ini super papi buat anak2ku saat ragaku jauh...
Lelaki ini yg tak pernah mengeluh saat harus mengurus dirinya sendiri kala kami tinggal berjauhan...

Happy Milad Dear Papi...
Semoga slalu menjadi imam yang baik buat aku dan anak2..
Semoga slalu dilimpahi keberkahan hidup...
Slalu sehat dan bahagia...
Selalu menjadi kebanggaan aku dan anak2...
Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin...
Barakallah fii umrik lelaki hebatku...

Makan bersama Miladnya Papi... 

Alhamdulillah 40 tahun menjumpaiku... 28 Juli 2016

Alhamdulillah...40 tahun diberikan Allah SWT menjumpaiku..Beribu kalimat syukur kuucapkan karena nikmat Allah satu ini. Entah mengapa, aku begitu menunggu usia ini. Bagiku usia ini adalah level pembatas utk menjalani fase selanjutnya...


Islam memandang usia 40 sebagai usia yang sangat cukup untuk memahami keberadaan kita sebagai makhluk Allah SWT di muka bumi. Di usia ini mungkin seharusnya seseorang tidak lagi berpikir tentang dunia dan kemegahannya, tetapi harus jauh berpikir tentang urusan akhirat bagi dirinya dan juga bagi keluarga terdekat yang menjadi tanggung jawabnya. Ibarat waktu, usia 40 itu seperti waktu menjelang magrib. 

Dan saat level 40 itu kudapati, akupun yang sejak lama memimpikan masa ini, langsung meminta persetujuan suamiku untuk mengundang saudara dekat dan tetangga jiran untuk sedikit berbagi kebahagian, Dan yang pasti akupun merequest ada syukuran dengan memanggil Pak Ustad di lingkungan rumah kami untuk memberikan sedikit tausiah. Juga hal terpenting...aku ingin membuat nasi kuning tumpeng sebagai rasa bersyukurku..Alhamdulillah itu terlaksana semua...


ini penampakan nasi kuning utk 40 tahunku...

Memang...tiada hal sempurna di dunia ini. Dibalik usia itupun, aku mengakui ada hal lain yang sampai saat ini menjadi benang kusut hubunganku dengan kedua orang tua. Tetapi aku selalu yakin, itulah cobaan ujian terberat di hidupku, dan Allah SWT paling mengetahui akan sesuatu dan akupun tak pernah merasa sedih menghadapi orang2 yang selalu menjudge jelek tentang itu. Biarkan..bukan mereka yang menentukan dosa atau pahalaku, tetapi hanya Sang Pencipta yang berhak atas itu. 

Tetapi, rasa syukurku yang slalu banyak adalah Allah SWT tetap memberikan orang2 terbaik yang sayang terhadapku, terutama suami dan anak2, juga teman2, dan bahkan orang2 baru yang kutemui yang kebaikan mereka terkadang tiada kusangka. Alhamdulillah..dibalik kesusahan Allah SWT sudah menjanjikan ada kebaikan2 setelahnya asalkan kita selalu sabar dan bersyukur...

ucapan dari suami tercinta...

ucapan Ses Tasya directly kepadaku...

Path Ses Tasya...terharu membacanya...

ucapan Abang Iqbal directly kepadaku...terharu membacanya...

ucapan Adek Rafli...terharu membacanya...

Alhamdulillah diberi suami dan anak2 yang selalu ada untuk mendukungku, dimana kami selalu saling mendoakan kebaikan, saling mencintai, saling menjaga kalimat2 baik, saling mengingatkan untuk hal2 baik, ini adalah anugrah terbesar di hidupku dari Allah SWT menjadi istri dan ibu dari mereka...

Menjadi tua itu insya Allah pasti...
Tetapi menjadi dewasa adalah pilihan...
Cermatilah semua masalah dihidup...
Seleksilah mana yang membuat kita selalu besyukur...
Jauhi hal2 yg mendekatkan pada dosa...
Smoga aku diberi kesabaran selalu...
Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin...

Senin, 03 Oktober 2016

Penyejuk Hati & Penerus Amal Jariah...


Yang lebih tulus mendoakan kita insya Allah anak-anak kita...
Yang paling menyayangi kita insya Allah anak-anak kita...

Saat mereka belum menikah, mereka memerlukan doa kita orang tua...
Untuk kebaikan dunia akhirat mereka...
Mereka butuh doa terbaik dari kita orang tua...

Tetapi...
Saat kita orang tua telah tua bahkan telah meninggalkan dunia ini...
Kitalah yang membutuhkan doa anak-anak kita...
Doa mereka insya Allah meringankan kesusahan kita disana...
Merekalah amal jariah yang kita tinggalkan di dunia...

Oleh karena itu...
Jagalah mereka menjadi anak sholeh sholehah...
Agar menjadi penyejuk hati saat kita hidup...
Dan penerus amal jariah kita saat waktu tlah usai...

Smoga bisa meninggalkan anak2 sholeh sholehah...
Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin...

Ini sholehah & sholeh-sholehku...

Ya Allah...anugrahkanlah padaku anak yang 
termasuk orang-orang yang shaleh...
 (QS. Ash Shaffat : 100 )

Meeting Presentasi Kerja Tahun 2016...

Inipun late post...Kantorku, PT Lexcorp Indonesia selalu punya kegiatan tahunan yang berisi presentasi dari all manager2 di hadapan para BOD. Kegiatan ini bermaksud untuk mereview kinerja 6 bulan lalu dan planning kerja 6 bulan ke depan di departemen kerja masing-masing. 

Kali ini kami mengadakan di Arion Swiss Belhotel Kemang pada Kamis, 28 Juli 2016. Acara dimulai dari jam 9 pagi hingga jam 6 sore. 


Acara dibuka dengan coffee break dengan mendengarkan wejangan pembuka dari Bos Besar kami tentang maksud tujuan acara ini berlangsung. Setelah itu kami masing2 manager akan diberikan waktu memberikan presentasi data masing-masing.


Di tengah hari pun, lunch time dan ishoma sekitar setengah jam. Hidangan yang diberikan juga menggugah selera, buat nambah tenaga berpikir waktu presentasi dan juga bisa menjawab pertanyaan2 baik dari para BOD dan juga dari departemen lain yang berhubungan dengan kinerja di departemen kita, dan kebetulan departemenku adalah Finance Accounting yang punya sangkut paut paling banyak dengan departemen lain...


Di akhir acara, kamipun photo bareng dengan para BOD, dengan selesainya acara ini dimaksudkan agar mulai esok hari kami pun lebih bisa keeping target di departemen masing2 agar laju kinerja perusahaan dapat lebih baik lagi...Aamiin...

Lebaran 1437 H / 6-7 Juli 2016...

Latepost lagi..hehe..its okelah yang penting memori hidupku yang ingin kubagi dengan orang lain di blog ini tetap terpampang nyata *alasyahrini hehe...

Lebaran Idul Fitri 1437H jatuh pada 6-7 Juli 2016. Arti penting lebaran untuk setiap orang mungkin akan berbeda2, mungkin untuk mereview pencapaian ibadah yang sudah maksimal kita lakukan di ramadhan, mungkin juga mereview silaturahim apa saja yang sudah kita sambung.  

Seperti biasa, di keluarga kecil kami, saat lebaran tiba kami akan pergi jalan kaki berlima dan hanya di lingkungan masjid terdekat rumah saja. Begitupun kali ini, dan setelah itu akan ada moment saling memaafkan dan inilah photo update kami kali ini..hehe...

Aku & Belahan jiwaku...

Penyejuk hati kami...

Selanjutnya di beberapa hari lebaran tersebut terkumpullah beberapa photo kebersamaanku dengan keluarga besar. Hal ini mengajarkanku kepada anak2 bahwa indahnya saat bisa berkumpul dengan keluarga dan mengerti apa arti persaudaraan...

Ini momen kebersamaan dengan keluarga dari Ibuku...
di 3 tempat berbeda, dirumah Kakak Ibuku, Dirumah 
sepupuku-Lia & dirumah adikku-Lili...

2 wanita ini tempatku terkadang suka berbagi cerita...

Ini aku dan adikku-Lili, sedang dirumah Tanteku-Mami Elya


Ini momen ramean dirumah sepupuku-Imelda...

Ini adl giliran rumahku jd tmpt silaturahim,
rameeee banget, ini hanya sepertiga yang tampak diphoto,
bahagia banget saat kita masih didatangi oleh keluarga...

Ini karaoke bareng aku & ses Tasya, dengan
adikku-Lili, sepupuku-Kanjeng Helda & anaknya-Nindia...

Kalo ini cucundaku dari ponakanku-Putri...
Namanya Jasmine, lagi lucu-lucunya...
Kebetulan aku dekat dengan Putri ponakan dr suamiku...

Ini Ayunda2 dan ponakan dari keluarga suamiku...
Kami photo bareng di acara Halal Bihalal...

Itulah sekilas momen bahagiaku bersilaturahim dengan keluarga di Lampung saat Idul Fitri ini, walaupun masih banyak tempat yang aku kunjungi tetapi tidak sempat berphoto bersama. Semoga silaturahim ini akan tetap terjalin dalam suasana dan kesempatan berbeda..Aamiin... 
Selasa, 13 September 2016

Kisah Si Tukang Batu...


Diriwayatkan pada saat itu Rasululullah SAW baru tiba dari Tabuk, peperangan dengan bangsa Romawi yang kerap menebar ancaman pada kaum muslimin. Banyak sahabat yang ikut beserta Nabi dalam peperangan ini. Tidak ada yang tertinggal kecuali orang-orang yang berhalangan dan ada pula yang uzur.

Saat mendekati kota Madinah, di salah satu sudut jalan, Rasulullah SAW berjumpa dengan seorang tukang batu. Ketika itu Rasulullah melihat tangan buruh tukang batu tersebut melepuh, kulitnya merah kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari.


Sang manusia Agung itupun bertanya, “Kenapa tanganmu kasar sekali?”
Si tukang batu menjawab, “Ya Rasulullah, pekerjaan saya ini membelah batu setiap hari dan belahan batu itu saya jual ke pasar, lalu hasilnya saya gunakan untuk memberi nafkah keluarga saya, karena itulah tangan saya kasar.”
Rasulullah adalah manusia paling mulia, tetapi orang yang paling mulia tersebut begitu melihat tangan si tukang batu yang kasar karena mencari nafkah yang halal, Rasul pun menggenggam tangan itu dan menciumnya seraya bersabda,
“Hadzihi yadun la tamatsaha narun abada”, ‘inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka selama-lamanya’.
Rasulullah tidak pernah mencium tangan para Pemimpin Quraisy, tangan para Pemimpin Khabilah, Raja atau siapapun. Sejarah mencatat hanya putrinya Fatimah Az Zahra dan tukang batu itulah yang pernah dicium tangannya oleh Rasulullah. Padahal tangan tukang batu yang dicium oleh Rasulullah justru tangan yang telapaknya melepuh dan kasar, kapalan, karena membelah batu dan karena kerja keras.
Suatu ketika seorang laki-laki melintas di hadapan Rasulullah. Orang itu di kenal sebagai pekerja yang giat dan tangkas. Para sahabat kemudian berkata, “Wahai Rasulullah, andai bekerja seperti dilakukan orang itu dapat digolongkan jihad di jalan Allah (Fi sabilillah), maka alangkah baiknya.” Mendengar itu Rasul pun menjawab, “Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, maka itu fi sabilillah.” (HR Thabrani)
Orang-orang yang pasif dan malas bekerja, sesungguhnya tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan sebagian dari harga dirinya, yang lebih jauh mengakibatkan kehidupannya menjadi mundur. Rasulullah amat prihatin terhadap para pemalas.
”Siapa saja pada sore hari bersusah payah dalam bekerja, maka sore itu ia diampuni”. (HR. Thabrani dan lbnu Abbas)
”Sesungguhnya di antara dosa-dosa itu, ada yang tidak dapat terhapus dengan puasa dan shalat”. Maka para sahabat pun bertanya: “Apakah yang dapat menghapusnya, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: ”Bersusah payah dalam mencari nafkah.” (HR. Bukhari)

Senin, 12 September 2016

Kalimat Sederhana Bermakna Luar Biasa...


Tulisan di atas adalah potongan kata pengantar KTTA (Karya Tulis Tugas Akhir) nya sulungku, si Ses Tasya. Iya, setelah berakhirnya semester 6 nya di PKN STAN, maka KTTA adalah salah satu tugas wajib yang harus mereka selesaikan sebelum yudisium dan wisuda.

Penggalan kalimat yang kugaris bawahi, kalimatnya sederhana tetapi maknanya dalem banget, bahkan tetap terselip doanya disitu...


Alhamdulillah...Terima kasih Ya Allah telah Engkau berikan padaku tiga penyejuk hati, semoga mereka bertiga selalu menjadi anak yang sholeh dan sholehah, yang selalu saling mencintai, selalu menghormati kami orangtuanya, dan kami orangtuanya pun smoga selalu mendoakan keberkahan selalu untuk hidup mereka, dan smoga mereka bertiga selalu menjadi pribadi yang selalu bersyukur atas segala rahmat dari-Mu...Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin..


Saat kita orangtua masih hidup, anak-anak kita membutuhkan doa-doa terbaik kita sebagai orangtua untuk kebaikan dan keberkahan hidup mereka...tetapi...saat kita orang tua telah meninggalkan dunia ini, maka kitalah yang membutuhkan doa-doa sholeh sholehah dari anak2 kita sebagai amal jariah kita..


Maka berbaik doalah pada anak2 kita, jangan karena kita merasa punya doa pamungkas yang bisa membuat Allah SWT murka pada mereka sehingga kita menjadi semena-mena mengucap doa buruk, karena ingatlah Allah SWT maha mengetahui atas segala sesuatu. Mereka adalah penerus amal jariah kita saat usia kita terputus...


Semoga kita bisa menjadi orang tua yang slalu mendoakan kebaikan untuk anak-anak kita dan smoga kita menjadikan anak2 kita jalan kita menuju surga Allah SWT ...Aamiin..


Selasa, 03 Mei 2016

Almost 40..


40...angka yang mungkin agak banyak untuk usia..hehe..kadang kita terdengar orang berujar "life begin at 40" atau ada juga "usia 40 itu adalah penentu seperti apakah iman kita saat usia itu ya seperti itu nanti saat kita menjemput ajal". 


Bagiku pribadi sih mungkin akan lebih percaya pada kalimat terakhir, Dalam Al Quran Surat Al Ahqaf ayat 15 usia 40 disebut tersendiri oleh Allah SWT. Menurut ahli ilmu tafsir, maksud dari ayat tsb adalah bahwa pada usia 40 inilah manusia mencapai puncak kehidupan, baik dari segi fisik, pikiran, perasaan, karya maupun dari amal ibadahnya.  


Memang sih sepertinya 40 itulah saat benar2 kita sudah mengerti apa arti segala nikmat Allah SWT atas diri kit, lebih banyak merenung atas segala kesalahan2 dan tetap untuk bersemangat dalam menjalani kehidupan. 

Terlepas dari itu..semua adalah Jendela Kehidupan, kita tidak bisa terpaku pada satu jendela tertutup di depan mata kita, tetapi kita yakinkan diri insya Allah masih banyak jendela lain yang terbuka yang bisa membuka mata pandangan kita melihat kehidupan. Don't judge the book by the cover, tidak bisa menghakimi orang lain dari luarnya saja, krn kita tidak pernah tau apa yang ada di dalam hatinya, krn hanya Allah SWT semata yang maha tahu atas sesuatu yg tersembunyi. 

Kita tidak bisa iri atas keberhasilan orang lain krn kita tidak pernah tau berapa banyak air mata yang sudah ia keluarkan dan berapa banyak cobaan yang telah Allah SWT berikan padanya. Juga tidak boleh berasa kita lebih baik dari orang lain, karena kita tidak pernah tau bagaiman penilaian Allah SWT pada segala yang telah kita lakukan, bisa jadi kita melakukan sesuatu hanya krn ingin dilihat org lain bukan krn ikhlas..semua kembali kepada diri kita masing2. 

Bagiku, usia 40 ini semoga aku masih bisa melihat jendela terbuka untuk melihat kebaikan2 yang harus aku lakukan, menyadari semua kesalahan2 terutama dosa2 sampai saat ini, memohon kepada Allah SWT agar dapat membahagiakan keluarga kecilku, ibu mertuaku dan kedua orang tuaku,dapat bersama suamiku mendidik 3 orang titipan Allah SWT kpd kami agar menjadi anak2 yang sholeh dan sholehah juga menjadi qurrota 'ayyun. 

Aku tetap bersemangat walaupun saat ini ada batasan dinding masalah yang belum terselesaikan antara aku dan org tua, tetapi Allah SWT maha tahu apa dalam hatiku dan smoga Allah SWT menjawab doa2 specialku untuk masalah itu.

Semoga semua itu bisa menjadi kebaikan2 dimulai nanti di usia 40 yang insya Allah bila Allah memberiku rezeki usia ini akan aku jalani di akhir Bulan Juli ini...Aamiin Yaa Rabbal 'aalamiin...
.

Senin, 02 Mei 2016

Lunch Lexcorp Indonesia.. Oemah Sendok Senopati..02 Mei 2016


Taraaaa...siang ini Senin, 02 Mei 2016 kantorku, Lexcorp Indonesia mengadakan lunch bareng di Resto Oemah Sendok di Senopati Jaksel yang dihadiri seluruh karyawan head office dengan para Bos Besar. 

Karena jumlah invoice issued di April 2016 pecah telor terbesar sejak januari 2016, para Bos besar akhirnya mengapproved lunch sebagai applause utk seluruh karyawan. Lumayan sih, perasaan makan bareng kantor terakhir pas akhir tahun 2015 lalu, dan sejak Januari 2016 kebetulan agak tegang semua department dikarenakan invoice yang dikeluarkan ke customer sedang jadi bahan audit para Bos besar krn ada beberapa project yang bermasalah utk invoicenya. Sejak Juli 2015 memang ada masalah besar ttg invoice ke customer yang jadi momok besar di Lexcorp.  

Invoice bermasalah ya impactnya ke payment ke supplier terutama third party yang jadi rada berantakan, hehe..terkadang jadi bersitegang antara aku selaku dept finance dengan bagian project dan juga bagian GA.

Lumayanlah makan siang ini buat mengurangi ketegangan antar department, jadi ada canda tawa dikit melupakan kepenatan urusan kantor, dan semoga kedepannya Lexcorp akan kembali normal lagi seperti thn lalu..Aamiin..
Kamis, 21 April 2016

Khasiat Wirid HAUQOLAH...


Apakah wirid Hauqalah ? Ialah bacaan Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billah. Maknanya tidak ada daya dan kekuatan untuk berusaha kecuali dengan kehendak dan izin Allah SWT. 

Hadist Rasulullah SAW :
"Tidakkah kamu mau aku tunjuki salah satu harta simpanan di surga? Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billah." (HR Bukhari Muslim)

Pahala bagi yang mengucapkan wirid dzikir tsb disimpan di surga sebagaimana dikumpulkan, disimpan dan dijaga harta kekayaannya. Imam Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan bahwa keutamaan kalimat itu adalah krn kalimat itu adl kepasrahan dan menyerahkan urusan kepada Allah Ta'ala, merendahkan diri kepada Allah. Sesungguhnya tidak ada yang bisa berbuat selain-Nya, tidak ada yang bisa menggagalkan keputusan-Nya, dan hamba tadi tidak kuasa sedikitpun dalam urusan tadi.

Demikianlah tulisan ini semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Aamiin...
Selasa, 19 April 2016

Temu Kangen Djajasinga's Family..Agustus 2015...

Sebenernya ini postingan sudah hampir setahun lalu..hehe...tapi karena moment itu begitu berkesan yach gak salah kali ya ditulis saat ini..Djajasinga.. ya nama itu adalah nama keluarga ayahandaku yang asli orang Lampung Menggala walau terdengar rada seram (mirip sebutan si raja hutan) hehe..

Sepupu perempuanku yang kupanggil Mbak Lena, yang saat ini sedang berdomisili di Sachalin Rusia nun jauh di sana mengikuti wilayah kerja suaminya , kebetulan pada pertengahan Agustus 2015 lalu sedang berada di Indonesia dan tepatnya di Jakarta, jadilah dengan janjian bertemu di Payon Restaurant Kemang, kami bersilaturahim...

Hadir pula sepupuku yang lain dan juga kakanda ayahandaku dan istrinya yang kebetulan dekat secara personal denganku (maklum, suka jadi tempat curhat hehe) yang biasa ku panggil Pak Pendi dan Unyang, dan juga beberapa keponakan yang menambah ramai suasana malam itu. 


Makan bersama yang dimulai dari sekitar jam 7 malam, diisi dengan saling bercerita kegiatan masing-masing, menambah suasana menjadi seru dan berkesan, sampai2 tak terasa hingga jam 10 malam. Saatku kecil, memang dulu aku dekat dengan mereka karena saat pulang sekolah dasar, kadang aku mengunjungi rumah mereka bergantian hampir setiap hari sambil menunggu ayahku menjemput. Dan alhamdulillah hingga kami sudah berkeluarga pun silaturahim itu masih terjalin baik.


Pertemuan 3 jam itu memang mengesankan dan menegaskan bahwa kami masih menjaga baik tali persaudaraan itu, smoga hal ini akan terus berlanjut hingga ke anak cucu, karena bagaimana pun darah Djajasinga mengalir di tubuh kami dan keturunan kami dan kamipun bangga memakai nama keluarga itu, hidup Djajasinga..hehe.. 
Senin, 18 April 2016

Resep Bubur Sumsum...


Bahan-bahan Bubur Sumsum :
- 500 gram tepung beras
- 1 liter santan peras
- garam secukupnya
- 1/4 gula merah
- 4 helai daun pandan (utk bubur 2, utk gula 2)
- air secukupnya (untuk gula)

Cara Membuatnya :

Bubur Sumsum
Masukkan santan ke dalam panci, campur dgn tepung beras
Aduk hingga merata sampai tdk menggumpal
Masukkan 2 helai daun pandan
Setelah diaduk rata, panaskan campuran tsb di kompor yg sedang
Aduk searah tanpa henti sampai bubur padat (30menit)
Lalu matikan api, tunggu hingga dingin

Cairan Gula
Hancurkan gula merah lalu masukkan ke panci kecil
Tambahkan air secukupnya
Juga 2 helai daun pandan
Lalu aduk hingga mengental dan angkat


Sumber : Facebook Resep Aneka Jajanan Pasar

Selasa, 29 Maret 2016

Umar Bin Khattab..Singa Padang Pasir...











Umar bin Khattab adalah penduduk surga yang berjalan dimuka bumi. 
Dalam Hadits Rasulullah SAW : "Sewaktu tidur aku bermimpi,
seolah aku berada di surga, kemudian aku melihat seorang wanita berwudhu 
di samping sebuah istana, maka aku bertanya Milik siapa istana itu? 
Mereka menjawab "milik Umar" Maka aku teringat akan kecemburuan
Umar sehingga aku menjauhi istana itu.
Umar menangis dan berkata "Demi Allah mana mungkin aku akan
cemburu kepadamu Wahai Rasulullah.."
(HR Bukhari)


Setan takut padanya, Hadist Rasulullah SAW :
"Wahai Ibnu Khattab, demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya,
tidaklah setan bertemu denganmu di suatu jalan melainkan ia akan
mengambil jalan yang lain dari jalanmu."
(HR Bukhari No.3480)


Masuk Islam didoakan oleh Rasul. Suatu hari Rasulullah SAW berdoa
kepada Allah SWT. "Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah satu
dari dua orang yang Engkau cintai yaitu Abu Jahal bin Hisyam atau
Umar bin Khattab."
Maka yang lebih Allah SWT cintai dari keduanya adalah Umar.


Diberikan ilham, padahal bukan nabi. Perkataannya sering bersesuaian
dengan wahyu. Rasulullah SAW berkata :
"Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dari Bani Israil ada yang
diberikan ilham walaupun mereka bukan nabi, jika salah seorang
dari umatku mendapatkannya, maka Umar lah orangnya."
(HR Bukhari)


Sumber : Slideshare Hamdiyaturrohmah dan Facebook Islampos