Click Here For Free Blog Templates!!!
Blogaholic Designs

Pages

Rabu, 25 November 2015

Arti Bacaan Sholat...











***Sumber : Facebook Althafunnisa
Rabu, 18 November 2015

The Writing's On The Wall...


I've been here before
But always hit the floor
I've spent a lifetime running
And i always get away
But with you i'm feeling something
That makes me want to stay

I'm prepared for this
I never shoot to miss
But i feel like a storm is coming
If i'm gonna make it through the day
Then there's no more use in running
This is something i gotta face

If i risk it all
Could you break my fall ?

How do i live..how do i breathe..
When you're not here i'm suffocating
I want to feel love, run through my blood
Tell me is this where i give it all up

For you i have to risk it all
Cause the writing's on the wall

A million shards of glass
That haunt me from my past
As the stars begin to gather
And the light begins to fade
When all hope begins to shatter
Know that i won't be afraid

If i risk it all
Could you break my fall ?

How do i live..how do i breathe..
When you're not here i'm suffocating
I want to feel love, run through my blood
Tell me is this where i give it all up


***Lirik writing's on the wall - sam smith - sountrack film spectre

Berenang Yuk...

Sedari anak2ku kecil, memang aku selalu menanamkan hobi berenang ke mereka. Apakah itu ke kolam renang ataupun ke laut. Karena 3 macam olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yaitu, berenang, panahan dan berkuda. Kalo berenang memang aku yang membuat anak2 menyukai sedari kecil. Tetapi kalau berkuda mungkin untuk kondisi susah untuk diajarkan kepada anak2ku. Dan tentang panahan, memang tanpa aku dan suami kenalkan kepada anak2, alhamdulillah 2 anak lelakiku menyukai panahan krn mereka mengetahui olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW tsb.

Dan tentang berenang, aku pernah membaca suatu tulisan yg mengatakan bila anak2 sedari kecil dilatih menyukai berenang, insya Allah akan baik untuk perkembangan otak mereka dan juga cara bersosial mereka. Kali ini aku akan share tentang berenang dahulu, insya Allah tentang panahan akan aku cerita di lain waktu. 

Selama kami menetap di Jakarta, memang agak susah mencari tempat berenang yang cocok. Terkadang kami harus bermain ke Bogor untuk mengunjungi waterboom favorit kami yaitu The Jungle, atau pun ke Pantai Indah Kapuk. Nah pada Juli 2015 lalu, dua anak laki-laki ku sudah pindah sekolah ke Lampung lagi, berarti kami bisa bebas berenang lagi ke tempat2 yang biasa kami datangi di Lampung. 

Berikut kenangan berenang kami sejak Juli 2015 :

a. D'Mermaid Tirtayasa Waterpark (20 Juli 2015)
Saat ini masih suasana Idul Fitri dan kebetulan aku sedang libur kerja lebaran dan Ses Tasya juga lagi libur kuliah STANnya. Jadilah kami full formation bisa berenang bersama. Lokasi waterboom ini ada di Perumahan Villa Bukit Tirtayasa. 





Harga Tiket Masuk disini memang termasuk mahal untuk ukuran di daerah Lampung yaitu Rp.50.000/orang. Kalo berenang dari pagi memang masih tidak terlalu ramai, tetapi menjelang siang ke sore sepertinya sudah kurang nyaman karena terlalu ramai. 


b. Kolam Renang Citra Laguna (02 Agustus 2015)
Ini kolam renang biasa tanpa waterboom, letaknya di Perumahan Elit Villa Citra yang adanya di tengah kota. HTM nya terbilang murah Rp. 20.000/orang. Dan tempatnya nyaman, gak terlalu ramai, tetapi memang kurang terlalu lebar untuk kita untuk berenang gaya bebas. 

Yang kusuka disini adalah pemandangannya yang indah jadi bisa poto2 duduk di rumput kayak film2 India gitu..hehe..


Saat itu gadis sholehahku, Ses Tasya sudah kembali ke kost Bintaro, dan aku kebetulan weekend pulang ke Lampung (karena aku kerja masih di Jakarta). 





c. Kolam Renang Marcopolo (16 Agustus 2015)
Kali ini saat aku weekend ke Lampung, yang ditemenin berenang hanya si bungsu, Adek Rafli aja dengan papinya, karena abang Iqbal lagi latihan upacara Paskibra sekolah untuk tampil saat upacara 17 Agustus esokan harinya. 

Harga Tiket ke sini adalah Rp.30.000/orang. Dan letaknya adalah di Hotel Marcopola yang terletak di daerah Teluk Betung. Kebetulan sedari anak2 kecil dulu ini kolam renang paling sering kami kunjungi di Lampung. Ada kolam anak2, dan yang pasti ada kolam dengan tebaran panjang untuk bisa berenang lebih dari 100meter. 



Disini kalo terlalu pagi di hari libur justru sangat ramai sekali, karena biasanya sekolah2 suka mengadakan ekskul renang di sini, sehingga kalo ingin nyaman ya siang menjelang sore. Dan walopun sering ramai, sepertinya kolam ini suka dibersihkan jadi airnya tetap enak dilihat. 

Demikian dulu cerita berbagiku saat ini. Kebahagiaan terbesarku adalah bila bisa menghabiskan waktu bersama keluarga kecilku (suami dan anak2) dan membuat mereka bahagia. Mungkin tidak selalu menghabiskan biaya mahal, tetapi moment quality time itu yang bagiku tak akan terulang lagi dan akan indah untuk menjadi memori anak2ku..Semoga aku dan suami selalu bisa menjadikan masa mereka kecil hingga nanti menikah menjadi masa2 indah dalam hidup mereka..Aamiin...
Kamis, 12 November 2015

Bersabarlah seperti Kisah Para Nabi & Rasul...

JANGAN LUPA

Ketika kita terluka oleh orang-orang yang sedarah dengan kita...ingatlah Nabi Yusuf AS sebagai orang yang dikhianati oleh saudara-saudaranya sendiri...



Ketika kita ternyata menemukan orang tua yang tidak seperti kebanyakan orangtua lainnya..ingatlah Nabi Ibrahim AS ketika ayahnya sendiri membawanya kepada api...



Ketika kita terjebak oleh masalah dimana sepertinya tidak ada jalan keluar...ingatlah Nabi Yunus AS ketika terjebak di dalam perut ikan paus...



Ketika seseorang memfitnah kita...ingatlah Aisyah RA yang difitnah oleh hampir seluruh kota Madinah dengan tuduhan berselingkuh dari Rasulullah SAW...



Ketika kita sakit dan menangis karena rasa sakit...ingatlah Nabi Ayub AS...apakah sakit kita melebihi sakitnya Sang Nabi ?



Ketika kita kesepian dari saudara ataupun dari teman...ingatlah Nabi Adam AS yang diciptakan sendirian pada awalnya...



Ketika kita tidak dapat melihat logika di sekitar kita...ingatlah Nabi Nuh AS yang membangun sebuah bahtera tanpa tahu untuk apa...



Ketika kita diejek oleh saudara sendiri, keluarga, teman-teman dan dunia pada umumnya..ingatlah pada yang tercinta Nabi Muhammad SAW...



ALLAH SWT sudah mengutus para nabi dan rasul tersebut kepada kita agar kita bisa bertahan dalam kesabaran setiap menghadapi segala cobaan dari Allah SWT...
Semakin Allah mencintai kita maka kita akan semakin banyak menghadapi cobaan dari-Nya...

Kisah Fitnah Atas Aisyah RA (Istri Rasulululah SAW)...


Aisyah RA, istri Rasulullah SAW..pernah difitnah berselingkuh dengan salah seorang sahabat bernama Shafwan. Fitnah itu sempat mengubah sikap Rasulullah SAW kepada Aisyah hingga turunlah Surat An-Nur ayat 11-26 dimana Allah menyatakan Aisyah RA tidak berselingkuh.

Inti ayat tersebut adalah, sungguh fitnah yang sangat keji atas peristiwa yang dialami Aisyah RA, Rasulullah SAW adalah orang yang paling baik, maka Allah akan memberikan wanita yang baik pula untuk menjadi istri Beliau. 

KISAHNYA BERDASARKAN HADITS RIWAYAT MUSLIM.

Dalam perjalanan pulang saat kembali dari peperangan, rombongan kaum muslimin berhenti di suatu tempat di dekat kota Madinah. Saat itulah Aisyah RA menyadari bahwa kalungnya telah putus dan hilang. Maka ia yang biasa ditandu segera kembali ke tendanya untuk mencari kalung yang hilang itu. Sementara orang-orang yg membawa tandu tidak menyadari bahwa beliau tidak berada di dalamnya. 

Setelah mencari kalung tsb dan menemukannya, akhirnya Aisyah RA kembali menuju ke tandunya. Namun, ketika sampai di sana ia ternyata telah ditinggalkan rombongannya. Maka beliau hanya bisa pasrah dan berharap ada rombongan kaum muslimin yang kembali bila sadar dirinya tidak ada di dalam tandu. Karena terlalu lama menunggu akhirnya beliau terserang kantuk dan akhirnya tertidur. 

Tanpa diduga, saat itu muncullah salah seorg anggota rombongan bernama Shafwan bin Mu'athal. Shafwan ini bertugas sbg anggota pasukan paling belakang. Melihat ada orang yang tertinggal, Shafwan menghampiri. Saat Shafwan mengetahui yang tertinggal adalah Ummul mukminin, Aisyah RA, ia pun berkata "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rooji'uun" karena terkejut. 

Shafwan pun segera memberikan tunggangan untanya kepada Aisyah RA sedangkan Shafwan sendiri berjalan kaki sambil menuntun unta yang ditunggangi Aisyah RA. Mereka berdua akhirnya berhasil menyusul rombongan kaum muslimin yang sedang beristirahat. Maka fitnah pun bermula dari sini. Dimana yang paling gencar mengucapkan fitnah bahwa Aisyah RA telah berselingkuh dengan Shafwan bin Mu'athal adalah Abdullah bin Ubay bin Salul. Fitnah pun cepat beredar di Madinah sehingga menimbulkan kegoncangan di kalangan kaum muslimin. 


Sesampainya di Madinah, Aisyah RA menderita demam selama sebulan, dan beliau tidak mengetahui adanya fitnah tentang dirinya tersebut. Bahkan karena tuduhan itu, sampai-sampai Rasulullah SAW menunjukkan perubahan sikap atas diri Aisyah RA, dimana Aisyah merasa tidak melihat kelembutan dari Rasulullah SAW seperti biasanya bila Aisyah sakit. Rasulullah SAW hanya mengucapkan salam, bertanya bagaimana keadaan dan kemudian pergi. 

Kondisi fitnah itu menyebar hingga satu bulan lamanya. Dan selama itu pula tidak ada wahyu Allah SWT yang diterima Nabi Muhammad SAW. Sehingga Rasulullah SAW bertanya kepada Ali bin Abi Thalib dan Usamah bin Zaid. Ketika Rasulullah SAW bertanya apakah harus menceraikan Aisyah RA karena berita tersebut, maka Ali bin Abi Thalib dan Usamah bin Zaid mengatakan bahwa Aisyah adalah wanita suci lagi setia dan mencintai Rasul. 

Lalu Rasulullah SAW berpidato menyatakan bahwa tuduhan Abdullah bin Ubay bin Salul amatlah berat, Rasul yakin Aisyah tidak melakukannya dan Beliau mengenal Shafwan sbg orang yang baik. Dan ramai yang membela Rasulullah SAW atas pidato tsb. 


Aisyah RA bersedih dan menangis mengetahui tentang fitnah tersebut. Kemudian Rasulullah SAW mendatanginya dan menyuruh untuk mengatakan kebenarannya. Rasulullah SAW berkata bila Aisyah tidak berbuat seperti fitnah tsb maka Allah SWT akan membebaskannya dan apabila memang berbuat maka Aisyah harus mengakuinya dan bertaubat kepada Allah. 

Setelah itu dan sebelum Rasulullah SAW meninggalkan rumah org tua Aisyah RA, tiba-tiba Allah SWT menurunkan wahyunya yaitu Surat An-Nur ayat 11 - 26 yang isinya mengatakan bahwa Aisyah bebas dari fitnah tsb. Dan alangkah gembiranya Rasulullah SAW memberitahukan Aisyah RA dan orangtuanya tentang hal itu. 

Demikianlah kisah ini semoga bisa menambah kebaikan bagi kita yang membacanya..Aamiin...

***Sumber : dari beberapa kisah di internet

Rabu, 04 November 2015

Rukun Islam...


Dua Kalimat Syahadat :
أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله
Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah & Aku bersaksi Muhammad adalah utusan Allah

Kalimat ini adalah pernyataan kepercayaan kita akan Allah & Nabi Muhammad
dan juga adalah kalimat yg wajib diucapkan oleh orang yang memeluk agama Islam.


Mendirikan Shalat :
Shalat wajib terdiri dari Isya, Subuh, Dzuhur, Ashar dan Magrib.
Shalat adalah pembeda antara muslim dan kafir.
Shalat adalah tiang agama.
Shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab.


Menunaikan Zakat :
Adalah sesuatu yang hukumnya wajib diberikan 
dari sekumpulan harta benda tertentu, menurut sifat dan ukuran tertentu 
kepada golongan tertentu yang berhak menerimanya dan dengan syarat yang tertentu pula. 


Puasa Ramadhan :
Artinya menahan diri dan makan dan minum 
serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa,
mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan syarat tertentu.


Naik Haji ke Baitullah :
Artinya adalah berkunjung ke Mekkah dengan melakukan
sa'i, tawaf, wukuf di Arafah, dengan syarat-syarat tertentu dan pada waktu tertentu. 

Doa Ketetapan Hati Yang Sering Dibaca Nabi Muhammad SAW...


Dari Anas, ia berkata : 
Adalah Rasulullah SAW banyak membaca doa 
Yaa muqollibal quluub, tsabbit qalbii 'ala diinik. 
Lalu aku (Anas) bertanya :
"Wahai Nabi Allah, kami beriman kepadamu
 dan kepada apa yang engkau bawa, 
apakah engkau mengkhawatirkan atas kami ?
 Beliau, SAW menjawab :
"Ya, sesungguhnya hati ini di antara dua jari-jari Allah. 
Dia membolak-balikkannya sesuai yg dikehendaki-Nya. 
(HR. Tirmidzi)