.

Pages

Jumat, 20 Juni 2008

Syukur Alhamdulillah.. Ses Tasya Masuk SMP..

Wah...tiada kalimat yang bisa diucapin selain itu...Alhamdulillah 2 anakku membuat bangga kami orangtuanya melalui pendidikannya. Our girl, Tasya diterima di SMPN 2 Tanjung Karang program SBI (standar berbasis international), dan kemaren tgl 20 Juni, Iqbal, naik ke kelas 4 SD dan lulus masuk kelas unggulan. Alhamdulillah....

Sebenernya dari tanggal 9 Juni kemaren, aku dan suami udah seneng bukan main. Tasya...diterima di SMPN 2 Tanjung karang untuk program SBI (Sekolah berbazis international). Oyach, SMPN2 Tanjung karang itu merupakan SMP negeri favorit di bandar lampung, yang mana kalo mau masuk ke situ, harus melalui test baik tertulis maupun administrasi. Kebetulan, mrk punya 3 program penerimaan masuk siswa baru, 1. Akselerasi (ditempuh hanya 2 thn) Cuma diterima 20 orang. 2. SBI (standar berbasis international) Cuma diterima 72 orang 3. Reguler juga cuma 72 orang. Nah, untuk program yang no.1 dan 2, mrk buka pendaftaran duluan (dari bulan mei kemaren). Dan melalui test yang buanyakkkkk...1.seleksi nilai raport di SD dari kelas 3 ampe kelas 6 semester 1. Trus 2. test tertulis, 3. test psikotest, 4. test komputer dan terakhir 5. test oral english.

Wah..secara tuh prosesnya puanjaaangggg banget. Dari mulai pendaftaran di bulan mei, trus test tertulis, test psikotes, test english oral, test komputer, sampe2 aku yang tegang nungguin pengumuman hasil test tasya dari 5 x test itu. Tapi melihat perjuangan keras Tasya untuk bisa diterima, dari mulai minta di privatin sebulan penuh dirumah baik pelajaran sekolah dan english, trus bulak balik ke toko buku cari buku2 untuk persiapan test, sampe2 dia jadi rajin sholat tahajud biar bisa diterima. Lihat deh, waktu Tasya sibuk cari buku, dan belajar di malam hari untuk persiapan test.

Yah...hatiku bangga aja, krn ternyata tasya punya kemauan keras. Jadi aku dan suami, seneng banget mendampinginya utk fighter disitu. Tapi..Alhamdulillah...perjuangan tasya berhasil juga, dan hasilnya pun memuaskan. Sebenernya dari awal emang tasya pengen diterima yang aksel, krn kan cuman 2 tahun tuh sekolahnya. Tapi krn kursinya cuma 20 orang dan selain hasil test juga mengutamakan anak2 yang pernah memenangkan juara2 tingkat kabupaten or propinsi..yach...gak jadi deh, berhubung tasya gak pernah juara2 itu, jadi kami cuman targetin yang SBI aja. Dan Alhamdulillahnya, dari 72 orang yang diterima di SBI itu, tasya peringkat ke - 9 dengan nama Nuzurani Tasya Zafara. Ini dia pengumumannya http://www.smpn2-bdl.sch.id/berita.php?id=19 Alhamdulillah...

Dan, kemaren tgl 20juni, waktu pembagian raport Iqbal, ternyata Iqbal naik ke kelas 4, dan diterima di kelas unggulan. Di SD Al Kautsar, baru ada program baru untuk kelas 4,5,dan 6. Mulai tahun ini mereka membuka kelas unggulan untuk masing2 dan hanya maksimal 2 kelas per stratanya. Dan melalui test minggu kemarin, hasilnya Iqbal diterima untuk kelas unggulan itu. Yach...Alhamdulillah deh.

Semua itu tak putus kupanjatkan, krn kalau melihat dari kondisi kami orangtuanya, terutama aku ibunya, yach..sepertinya waktuku untuk terlalu memperhatikan anak2 tidak terlalu banyak. Aku seorang ibu yang juga bertarung untuk karir, otomatis waktuku tersita banyak untuk urusan kerja, walau terkadang aku harus extra pintar2 untuk menunjukkan perhatianku pada mrk, terkadang aku sempatkan waktu dan memberi suprise ke mrk dengan menjemput sekolah. Walaupun malam hari, sudah pastinya aku extra keras meluangkan waktuku untuk mrk, dari mulai makan malam bersama, belajar bersama, sampai2 aku harus mencari tahu kegiatan mrk di siang hari sebagai bukti kepedulianku pada diri mrk, sampai mengecek jadwal pelajaran dan isi kotak pensil. Yach..its life. Sebisaku untuk membagi waktu agar antar kerja dan keluarga sama2 sebanding. Walau lelah tiada tara, tapi..semua harus berjalan di relnya.

Dan...melihat prestasi anak2ku, seolah2 semua kelelahanku dan semua perjuanganku terbayar. Sampai2, waktu melihat pengumuman final Tasya masuk SBI SMPN 2 itu, tak terasa air mata haruku jatuh sebagai tanda syukurku atas karunia itu, dan sbg tanda terima kasihku kepada tasya yang sudah berjuang untuk dirinya sendiri dan untuk membanggakan kami orang tuanya. Yach..hanya inilah yang membuat kami selaku orangtua bisa merasakan bahwa jerih payah selama ini ada hasilnya. Sekali lagi "Syukur Alhamdulillah...."

PS : untuk potonya sudah di take down... karena Tasya nya belum pakai jilbab.. hehe..