.

Pages

Rabu, 19 Oktober 2016

Wisuda PKN STAN Ses Tasya - 19 Okt 2016 - JICC Sentul...

Alhamdulillah... tak ada kata bahagia untuk dapat mengungkapkan ini. Pertama kali dalam hidupku bisa mengantarkan putri sulung kami, Ses Tasya, di wisuda dari D3 Akuntansi PKN STAN pada 19 Oktober 2016 di Jakarta International Convention Centre Sentul..

Benar2 air mata bahagia yang keluar untuk moment besar itu. Melihat putri sholehahku mengenakan pakaian kebesaran wisuda yaitu toga, wah bahagia sekali..  Akhirnya 3 tahun berjuang keras kuliah berhasil dengan baik.. Selamat wisuda Calon Punggawa Keuangan Negara...

Ini adalah awal perjuangan berikutnya untuk sesi lain di hidupmu yaitu sesi mengabdi untuk negeri. Semoga ilmu yang kau dapatkan selama kuliah membawa keberkahan di dunia kerjamu kelak nak.

Alhamdulillah ya Allah kau beri nikmat bahagia pada keluarga kecil kami di hari itu. 

Plakat dan perlengkapan untuk wisuda...

Ses Tasya dengan pakaian lengkap wisudanya...

Terharu biru di moment ini bagi kami orangtuamu Nak...

Alhamdulillah saat tali toga berpindah, sah menjadi A.Md.



Kau membuktikan menjadi anak tertua
contoh yang baik untuk 2 adik laki-lakimu...

Kami bangga padamu Nak...

Acara wisuda itu begitu khidmat dan meriah karena dihadiri oleh Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani dan beberapa pejabat Eselon 1 Departemen Keuangan RI. 


Dalam sambutannya, Ibu Menteri menyampaikan agar semua wisudawan mengabdikan diri untuk negeri. Pesannya yang begitu aku ingat adalah "Jangan mengkhianati Republik Indonesia karena para lulusan PKN STAN mendapat hak istimewa untuk mendapat pekerjaan di Departemen Keuangan RI" 
Dan satu lagi pesannya adalah "Banyak contoh lulusan STAN yg baik, ikutilah mereka. Musuhi dan jauhi alumni STAN yang buruk dan merusak nama baik."




Wisuda yang membanggakan itu pun selesai dengan lancar. Langkah selanjutnya menunggu Test Kemampuan Dasar (TKD) dan pemberkasan CPNS Depkeu yang akan dilaksanakan di awal November 2016 dan beberapa minggu kemudian adalah penentuan Penempatan Kerja CPNS..

Sekali lagi, selamat wisuda sholehah kami... Bangga bisa mendampingimu di moment bersejarah untuk mu dan juga untuk kami pastinya.. Selamat Calon Punggawa Keuangan Negara.. Semoga penempatan kerjamu benar2 bisa menjadikan dirimu mengabdikan diri untuk negeri dan mendapat rezeki yang barokah.. Aamiin yaa robbal 'aalamiin... We proud of u always, Nak...

Minggu, 09 Oktober 2016

Trip Ses Tasya ke Pekalongan, Semarang dan Yogyakarta - 07 sd 09 Oktober 2016...

Yudisium 6 Oktober 2016.. so pasti euforia lah gadis sholehahku, dannnn...euforia pertamanya dirayakan dengan jalan2 bareng teman2 kuliah PKN STAN-nya ke Pekalongan, Semarang  dan Yogyakarta tanggal 7-9 Oktober 2016. 

Izin dari Papinya pun agak lama direlease hehe..karena mengingat setelah yudisium masih akan test TKD untuk CPNS dan lagi akan wisuda 2 mingguan lagi. Tapi dengan penjelasan yang meyakinkan sang Papi, akhirnya izinpun keluar. Hehe..

Berikut ini photo2 perjalanan Ses Tasya kali ini. 

Jembatan Gantung Sragi Pekalongan...

Taman Mangrove Pekalongan & Museum Batik Yogya...

Bahagialah selalu ya Nak, jadikan masa mudamu bisa meng-explore keindahan dunianya Allah SWT, juga bisa menyambung banyak silaturahim dengan orang2 dalam perjalanan itu, agar makin banyak rasa bersyukurmu..

Kamis, 06 Oktober 2016

Yaumil Milad ke-13 Bungsuku...06 Oktober 2016...


Yaumil milad ke-13 Adek Rafli...
Semoga slalu menjadi anak sholeh...
Jadi penyejuk hati Papi Mami Ses Abang..
Selalu berguna untuk kebaikan orang banyak...
Dikumpulkan dengan orang2 sholeh sholehah...
Berahlakul kharimah...

Barakallah fii umrik wahai Bungsuku...
Sehat dan bahagia selalu ya Nak...

Aamiin yaa rabbal 'aalamiin...


Gak kerasa si Adek udah 13 tahun aja dan sudah kelas 8 (2 SMP) saat ini. Bayi yang kulahirkan dengan proses caesar itu sudah beranjak remaja saat ini. Sudah banyak belajar mandiri karena jauh dari maminya dan hanya tinggal bertiga Papi dan Abang saja. Adek hebat !!!


Cara bergaul Adek di sekolah pun patut diacungin jempol. Lihat Adek punya teman2 baik di sekolah yang kasih surprise ulang tahun dengan dibawain kue ultah dan balon..
Tetaplah menjadi anak yang humble ya Dek...

Alhamdulillah rasa syukur karena bisa menjadi Ibu dari seorang Adek, anak yang sholeh, sopan, sayang keluarga, dan mandiri di usianya..
Sekali lagi Barakallah fii umrik Bungsuku...

Rabu, 05 Oktober 2016

Yudisium PKN STAN Ses Tasya - 06 Oktober 2016...

Alhamdulillah... Ternyata 3 tahun yang mendebarkan selesai dengan baik juga. Ses Tasya bisa menuntaskan 3 tahun kuliahnya di PKN-STAN Bintaro. Mengapa mendebarkan? Ya karena perjuangannya yang besar, dimana PKN-STAN benar2 memberi peraturan yang ketat untuk seluruh mahasiswanya dimulai dari sistem DO yang benar2 buat deg2an karena bukan karena IP dibawah rata2 saja tetapi juga apabila ada salah satu mata kuliah bernilai D tanpa melihat IPK maka tetap akan di drop out, apalagi yang namanya absensi juga pun ketat. Yah intinya karena mereka mau semua anak2 yang lulus benar2 terseleksi ya sudah pasti aturan2 itu wajib untuk diikuti. 

Selama 3 tahun selalu memberi support terbaik untuk Ses Tasya, belum lagi karena ia harus memulai kehidupan baru sebagai anak kost, jujur aku pun orang tuanya benar2 butuh 3-4 bulan untuk bisa membiasakan diri melepas anak sulungku yang notabene seorang gadis untuk tinggal tidak serumah dengan kami. Tapi alhamdulillah, Ses bisa menunjukkan dirinya sebagai pribadi yang bisa mandiri, bisa menjaga diri dengan baik, dan dalam masa 3 tahun kuliah tersebut di akhir 1 tahunnya ia memantapkan diri menjawab panggilan untuk berjilbab.. alhamdulillah..

Tepatnya 6 oktober 2016, yudisium sebagai tanda kelulusan dimulai.. Bahagia banget bisa melihatnya..

Ini prosesi tertutup yudisium PKN STAN...

Aku dan Ses Tasya berpoto di spot bersejarahnya STAN...

Karena ini momentum yudisium yang merupakan acara tertutup internal PKN STAN, orangtua tidak boleh masuk kedalam gedung, jadi hanya aku maminya aja yang bisa nunggu diluar gedung buat kasih selamat, karena kebetulan kantorku dekat dengan Bintaro.

Senyum sumringah si Ses...

Dapat hadiah dan ucapan dari teman2nya..

Lulus D3 Akuntansi, ya itulah yang telah dilewati Ses Tasya. Selamat wahai Sholehahku.. Bangga sekali Papi Mami dan Adik2 bisa mendampingimu selama 3 tahun ini hingga akhirnya selesai. Tinggal menunggu ceremonial wisudanya saja..

Semoga ilmu yang kau dapat berkah dan berguna untuk fase kehidupanmu selanjutnya.. Aamiin yaa rabbal 'aalamiin...

Senin, 03 Oktober 2016

Penyejuk Hati & Penerus Amal Jariah...


Yang lebih tulus mendoakan kita insya Allah anak-anak kita...
Yang paling menyayangi kita insya Allah anak-anak kita...

Saat mereka belum menikah, mereka memerlukan doa kita orang tua...
Untuk kebaikan dunia akhirat mereka...
Mereka butuh doa terbaik dari kita orang tua...

Tetapi...
Saat kita orang tua telah tua bahkan telah meninggalkan dunia ini...
Kitalah yang membutuhkan doa anak-anak kita...
Doa mereka insya Allah meringankan kesusahan kita disana...
Merekalah amal jariah yang kita tinggalkan di dunia...

Oleh karena itu...
Jagalah mereka menjadi anak sholeh sholehah...
Agar menjadi penyejuk hati saat kita hidup...
Dan penerus amal jariah kita saat waktu tlah usai...

Smoga bisa meninggalkan anak2 sholeh sholehah...
Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin...

Ini sholehah & sholeh-sholehku...

Ya Allah...anugrahkanlah padaku anak yang 
termasuk orang-orang yang shaleh...
 (QS. Ash Shaffat : 100 )

Meeting Presentasi Kerja Tahun 2016...

Inipun late post...Kantorku, PT Lexcorp Indonesia selalu punya kegiatan tahunan yang berisi presentasi dari all manager2 di hadapan para BOD. Kegiatan ini bermaksud untuk mereview kinerja 6 bulan lalu dan planning kerja 6 bulan ke depan di departemen kerja masing-masing. 

Kali ini kami mengadakan di Arion Swiss Belhotel Kemang pada Kamis, 28 Juli 2016. Acara dimulai dari jam 9 pagi hingga jam 6 sore. 


Acara dibuka dengan coffee break dengan mendengarkan wejangan pembuka dari Bos Besar kami tentang maksud tujuan acara ini berlangsung. Setelah itu kami masing2 manager akan diberikan waktu memberikan presentasi data masing-masing.


Di tengah hari pun, lunch time dan ishoma sekitar setengah jam. Hidangan yang diberikan juga menggugah selera, buat nambah tenaga berpikir waktu presentasi dan juga bisa menjawab pertanyaan2 baik dari para BOD dan juga dari departemen lain yang berhubungan dengan kinerja di departemen kita, dan kebetulan departemenku adalah Finance Accounting yang punya sangkut paut paling banyak dengan departemen lain...


Di akhir acara, kamipun photo bareng dengan para BOD, dengan selesainya acara ini dimaksudkan agar mulai esok hari kami pun lebih bisa keeping target di departemen masing2 agar laju kinerja perusahaan dapat lebih baik lagi...Aamiin...

Jumat, 23 September 2016

Salah Satu Mood Booster Pagi Hari...


Setiap pagi selalu greetingnya si Abang Iqbal (anak keduaku) tiap mau berangkat sekolah.. ini salah satu mood booster pagi hari dari anak-anak...

Dan yang selalu cirinya si Abang adalah.. percaya banget doa maminya tiap mau apa aja di tiap harinya, misalnya mau ulangan, lomba atau apapun.. dan slalu minta spesial doain saat momen pentingnya itu mau dimulai...

Insya Allah doa mami slalu menyertai keberkahan Allah SWT atas hari-harimu Nak... smoga slalu menjadi anak sholeh ya Bang.. Aamiin yaa Rabbal 'aalamiin...

Selasa, 13 September 2016

Kisah Si Tukang Batu...


Diriwayatkan pada saat itu Rasululullah SAW baru tiba dari Tabuk, peperangan dengan bangsa Romawi yang kerap menebar ancaman pada kaum muslimin. Banyak sahabat yang ikut beserta Nabi dalam peperangan ini. Tidak ada yang tertinggal kecuali orang-orang yang berhalangan dan ada pula yang uzur.

Saat mendekati kota Madinah, di salah satu sudut jalan, Rasulullah SAW berjumpa dengan seorang tukang batu. Ketika itu Rasulullah melihat tangan buruh tukang batu tersebut melepuh, kulitnya merah kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari.


Sang manusia Agung itupun bertanya, “Kenapa tanganmu kasar sekali?”
Si tukang batu menjawab, “Ya Rasulullah, pekerjaan saya ini membelah batu setiap hari dan belahan batu itu saya jual ke pasar, lalu hasilnya saya gunakan untuk memberi nafkah keluarga saya, karena itulah tangan saya kasar.”
Rasulullah adalah manusia paling mulia, tetapi orang yang paling mulia tersebut begitu melihat tangan si tukang batu yang kasar karena mencari nafkah yang halal, Rasul pun menggenggam tangan itu dan menciumnya seraya bersabda,
“Hadzihi yadun la tamatsaha narun abada”, ‘inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka selama-lamanya’.
Rasulullah tidak pernah mencium tangan para Pemimpin Quraisy, tangan para Pemimpin Khabilah, Raja atau siapapun. Sejarah mencatat hanya putrinya Fatimah Az Zahra dan tukang batu itulah yang pernah dicium tangannya oleh Rasulullah. Padahal tangan tukang batu yang dicium oleh Rasulullah justru tangan yang telapaknya melepuh dan kasar, kapalan, karena membelah batu dan karena kerja keras.
Suatu ketika seorang laki-laki melintas di hadapan Rasulullah. Orang itu di kenal sebagai pekerja yang giat dan tangkas. Para sahabat kemudian berkata, “Wahai Rasulullah, andai bekerja seperti dilakukan orang itu dapat digolongkan jihad di jalan Allah (Fi sabilillah), maka alangkah baiknya.” Mendengar itu Rasul pun menjawab, “Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, maka itu fi sabilillah.” (HR Thabrani)
Orang-orang yang pasif dan malas bekerja, sesungguhnya tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan sebagian dari harga dirinya, yang lebih jauh mengakibatkan kehidupannya menjadi mundur. Rasulullah amat prihatin terhadap para pemalas.
”Siapa saja pada sore hari bersusah payah dalam bekerja, maka sore itu ia diampuni”. (HR. Thabrani dan lbnu Abbas)
”Sesungguhnya di antara dosa-dosa itu, ada yang tidak dapat terhapus dengan puasa dan shalat”. Maka para sahabat pun bertanya: “Apakah yang dapat menghapusnya, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: ”Bersusah payah dalam mencari nafkah.” (HR. Bukhari)

Senin, 12 September 2016

Kalimat Sederhana Bermakna Luar Biasa...


Tulisan di atas adalah potongan kata pengantar KTTA (Karya Tulis Tugas Akhir) nya sulungku, si Ses Tasya. Iya, setelah berakhirnya semester 6 nya di PKN STAN, maka KTTA adalah salah satu tugas wajib yang harus mereka selesaikan sebelum yudisium dan wisuda.

Penggalan kalimat yang kugaris bawahi, kalimatnya sederhana tetapi maknanya dalem banget, bahkan tetap terselip doanya disitu...


Alhamdulillah...Terima kasih Ya Allah telah Engkau berikan padaku tiga penyejuk hati, semoga mereka bertiga selalu menjadi anak yang sholeh dan sholehah, yang selalu saling mencintai, selalu menghormati kami orangtuanya, dan kami orangtuanya pun smoga selalu mendoakan keberkahan selalu untuk hidup mereka, dan smoga mereka bertiga selalu menjadi pribadi yang selalu bersyukur atas segala rahmat dari-Mu...Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin..


Saat kita orangtua masih hidup, anak-anak kita membutuhkan doa-doa terbaik kita sebagai orangtua untuk kebaikan dan keberkahan hidup mereka...tetapi...saat kita orang tua telah meninggalkan dunia ini, maka kitalah yang membutuhkan doa-doa sholeh sholehah dari anak2 kita sebagai amal jariah kita..


Maka berbaik doalah pada anak2 kita, jangan karena kita merasa punya doa pamungkas yang bisa membuat Allah SWT murka pada mereka sehingga kita menjadi semena-mena mengucap doa buruk, karena ingatlah Allah SWT maha mengetahui atas segala sesuatu. Mereka adalah penerus amal jariah kita saat usia kita terputus...


Semoga kita bisa menjadi orang tua yang slalu mendoakan kebaikan untuk anak-anak kita dan smoga kita menjadikan anak2 kita jalan kita menuju surga Allah SWT ...Aamiin..


Rabu, 24 Agustus 2016

PKL Ses Tasya di KPP Pratama Teluk Betung.. 25 Juli - 24 Agustus 2016...

Sulungku, Ses Tasya yang sejak 2013 lalu menjadi mahasiswi STAN dan tinggal ngekost di Bintaro, saat 2016 tepatnya 25 Juli, gadisku harus menjalani tahap kuliah sebelum Tugas Akhir dan Wisuda, yaitu Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang harus dijalani selama satu bulan full dengan cara menjadi seperti pekerja biasa di kantor yang mengerjakan tugas2 yang diberikan. 

Dan dengan melalui proses pengisian angket yang diberikan oleh STAN, dimana Ses memilih untuk penempatan PKL di 2 propinsi yaitu Bandar Lampung (karena memang rumah kami disana) dan Jakarta (karena memang kost di Jakarta), akhirnya Ses mendapat penempatan PKL di Bandar Lampung, tepatnya di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Teluk Betung.. Alhamdulillah...


1 Agustus 2016, aku sengaja izin dari kantor untuk memberikan support PKL nya Ses dengan mengantar jemput selama 1 hari doang... hehe..lumayanlah. Tugas Papi selama Ses PKL di Lampung adalah anter jemput gadis kesayangannya. Melihatnya memakai pakaian kerja, lengkap dengan sepatu dan tas kerja, hehe..udah ngayal aja kalo ses bakalan insya Allah kerja dalam waktu dekat.  


Melihat status sosmednya Ses selama PKL yaitu menjadi petugas helpdesk programnya Bu Sri Mulyani yaitu Tax Amnesty, seru banget...


Dan, di akhir PKL, ses Tasya berphoto bersama dengan rekan PKL nya dari STAN juga yang sekantor dengan Kepala KPP Pratama Teluk Betung, sengang juga apalagi mendengar Ses cerita tentang pengalaman sebulannya di sana. Semoga banyak manfaat untuk kedepannya ya Nak...

Rabu, 03 Agustus 2016

Happy Milad ke-44 Lelaki Hebatku...04 Agustus 2016


Lelaki sederhana ini yang selalu didekatku saat suka ataupun duka...
Yang selalu memelukku saat orang lain menjauh...
Lelaki ini super papi buat anak2ku saat ragaku jauh...
Lelaki ini yg tak pernah mengeluh saat harus mengurus dirinya sendiri kala kami tinggal berjauhan...

Happy Milad Dear Papi...
Semoga slalu menjadi imam yang baik buat aku dan anak2..
Semoga slalu dilimpahi keberkahan hidup...
Slalu sehat dan bahagia...
Selalu menjadi kebanggaan aku dan anak2...
Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin...
Barakallah fii umrik lelaki hebatku...

Makan bersama Miladnya Papi... 

Rabu, 27 Juli 2016

Alhamdulillah 40 tahun menjumpaiku... 28 Juli 2016

Alhamdulillah...40 tahun diberikan Allah SWT menjumpaiku..Beribu kalimat syukur kuucapkan karena nikmat Allah satu ini. Entah mengapa, aku begitu menunggu usia ini. Bagiku usia ini adalah level pembatas utk menjalani fase selanjutnya...


Islam memandang usia 40 sebagai usia yang sangat cukup untuk memahami keberadaan kita sebagai makhluk Allah SWT di muka bumi. Di usia ini mungkin seharusnya seseorang tidak lagi berpikir tentang dunia dan kemegahannya, tetapi harus jauh berpikir tentang urusan akhirat bagi dirinya dan juga bagi keluarga terdekat yang menjadi tanggung jawabnya. Ibarat waktu, usia 40 itu seperti waktu menjelang magrib. 

Dan saat level 40 itu kudapati, akupun yang sejak lama memimpikan masa ini, langsung meminta persetujuan suamiku untuk mengundang saudara dekat dan tetangga jiran untuk sedikit berbagi kebahagian, Dan yang pasti akupun merequest ada syukuran dengan memanggil Pak Ustad di lingkungan rumah kami untuk memberikan sedikit tausiah. Juga hal terpenting...aku ingin membuat nasi kuning tumpeng sebagai rasa bersyukurku..Alhamdulillah itu terlaksana semua...


ini penampakan nasi kuning utk 40 tahunku...

Memang...tiada hal sempurna di dunia ini. Dibalik usia itupun, aku mengakui ada hal lain yang sampai saat ini menjadi benang kusut hubunganku dengan kedua orang tua. Tetapi aku selalu yakin, itulah cobaan ujian terberat di hidupku, dan Allah SWT paling mengetahui akan sesuatu dan akupun tak pernah merasa sedih menghadapi orang2 yang selalu menjudge jelek tentang itu. Biarkan..bukan mereka yang menentukan dosa atau pahalaku, tetapi hanya Sang Pencipta yang berhak atas itu. 

Tetapi, rasa syukurku yang slalu banyak adalah Allah SWT tetap memberikan orang2 terbaik yang sayang terhadapku, terutama suami dan anak2, juga teman2, dan bahkan orang2 baru yang kutemui yang kebaikan mereka terkadang tiada kusangka. Alhamdulillah..dibalik kesusahan Allah SWT sudah menjanjikan ada kebaikan2 setelahnya asalkan kita selalu sabar dan bersyukur...

ucapan dari suami tercinta...

ucapan Ses Tasya directly kepadaku...

Path Ses Tasya...terharu membacanya...

ucapan Abang Iqbal directly kepadaku...terharu membacanya...

ucapan Adek Rafli...terharu membacanya...

Alhamdulillah diberi suami dan anak2 yang selalu ada untuk mendukungku, dimana kami selalu saling mendoakan kebaikan, saling mencintai, saling menjaga kalimat2 baik, saling mengingatkan untuk hal2 baik, ini adalah anugrah terbesar di hidupku dari Allah SWT menjadi istri dan ibu dari mereka...

Menjadi tua itu insya Allah pasti...
Tetapi menjadi dewasa adalah pilihan...
Cermatilah semua masalah dihidup...
Seleksilah mana yang membuat kita selalu besyukur...
Jauhi hal2 yg mendekatkan pada dosa...
Smoga aku diberi kesabaran selalu...
Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin...

Kamis, 07 Juli 2016

Lebaran 1437 H / 6-7 Juli 2016...

Latepost lagi..hehe..its okelah yang penting memori hidupku yang ingin kubagi dengan orang lain di blog ini tetap terpampang nyata *alasyahrini hehe...

Lebaran Idul Fitri 1437H jatuh pada 6-7 Juli 2016. Arti penting lebaran untuk setiap orang mungkin akan berbeda2, mungkin untuk mereview pencapaian ibadah yang sudah maksimal kita lakukan di ramadhan, mungkin juga mereview silaturahim apa saja yang sudah kita sambung.  

Seperti biasa, di keluarga kecil kami, saat lebaran tiba kami akan pergi jalan kaki berlima dan hanya di lingkungan masjid terdekat rumah saja. Begitupun kali ini, dan setelah itu akan ada moment saling memaafkan dan inilah photo update kami kali ini..hehe...

Aku & Belahan jiwaku...

Penyejuk hati kami...

Selanjutnya di beberapa hari lebaran tersebut terkumpullah beberapa photo kebersamaanku dengan keluarga besar. Hal ini mengajarkanku kepada anak2 bahwa indahnya saat bisa berkumpul dengan keluarga dan mengerti apa arti persaudaraan...

Ini momen kebersamaan dengan keluarga dari Ibuku...
di 3 tempat berbeda, dirumah Kakak Ibuku, Dirumah 
sepupuku-Lia & dirumah adikku-Lili...

2 wanita ini tempatku terkadang suka berbagi cerita...

Ini aku dan adikku-Lili, sedang dirumah Tanteku-Mami Elya


Ini momen ramean dirumah sepupuku-Imelda...

Ini adl giliran rumahku jd tmpt silaturahim,
rameeee banget, ini hanya sepertiga yang tampak diphoto,
bahagia banget saat kita masih didatangi oleh keluarga...

Ini karaoke bareng aku & ses Tasya, dengan
adikku-Lili, sepupuku-Kanjeng Helda & anaknya-Nindia...

Kalo ini cucundaku dari ponakanku-Putri...
Namanya Jasmine, lagi lucu-lucunya...
Kebetulan aku dekat dengan Putri ponakan dr suamiku...

Ini Ayunda2 dan ponakan dari keluarga suamiku...
Kami photo bareng di acara Halal Bihalal...

Itulah sekilas momen bahagiaku bersilaturahim dengan keluarga di Lampung saat Idul Fitri ini, walaupun masih banyak tempat yang aku kunjungi tetapi tidak sempat berphoto bersama. Semoga silaturahim ini akan tetap terjalin dalam suasana dan kesempatan berbeda..Aamiin... 

Selasa, 03 Mei 2016

Almost 40..


40...angka yang mungkin agak banyak untuk usia..hehe..kadang kita terdengar orang berujar "life begin at 40" atau ada juga "usia 40 itu adalah penentu seperti apakah iman kita saat usia itu ya seperti itu nanti saat kita menjemput ajal". 


Bagiku pribadi sih mungkin akan lebih percaya pada kalimat terakhir, Dalam Al Quran Surat Al Ahqaf ayat 15 usia 40 disebut tersendiri oleh Allah SWT. Menurut ahli ilmu tafsir, maksud dari ayat tsb adalah bahwa pada usia 40 inilah manusia mencapai puncak kehidupan, baik dari segi fisik, pikiran, perasaan, karya maupun dari amal ibadahnya.  


Memang sih sepertinya 40 itulah saat benar2 kita sudah mengerti apa arti segala nikmat Allah SWT atas diri kit, lebih banyak merenung atas segala kesalahan2 dan tetap untuk bersemangat dalam menjalani kehidupan. 

Terlepas dari itu..semua adalah Jendela Kehidupan, kita tidak bisa terpaku pada satu jendela tertutup di depan mata kita, tetapi kita yakinkan diri insya Allah masih banyak jendela lain yang terbuka yang bisa membuka mata pandangan kita melihat kehidupan. Don't judge the book by the cover, tidak bisa menghakimi orang lain dari luarnya saja, krn kita tidak pernah tau apa yang ada di dalam hatinya, krn hanya Allah SWT semata yang maha tahu atas sesuatu yg tersembunyi. 

Kita tidak bisa iri atas keberhasilan orang lain krn kita tidak pernah tau berapa banyak air mata yang sudah ia keluarkan dan berapa banyak cobaan yang telah Allah SWT berikan padanya. Juga tidak boleh berasa kita lebih baik dari orang lain, karena kita tidak pernah tau bagaiman penilaian Allah SWT pada segala yang telah kita lakukan, bisa jadi kita melakukan sesuatu hanya krn ingin dilihat org lain bukan krn ikhlas..semua kembali kepada diri kita masing2. 

Bagiku, usia 40 ini semoga aku masih bisa melihat jendela terbuka untuk melihat kebaikan2 yang harus aku lakukan, menyadari semua kesalahan2 terutama dosa2 sampai saat ini, memohon kepada Allah SWT agar dapat membahagiakan keluarga kecilku, ibu mertuaku dan kedua orang tuaku,dapat bersama suamiku mendidik 3 orang titipan Allah SWT kpd kami agar menjadi anak2 yang sholeh dan sholehah juga menjadi qurrota 'ayyun. 

Aku tetap bersemangat walaupun saat ini ada batasan dinding masalah yang belum terselesaikan antara aku dan org tua, tetapi Allah SWT maha tahu apa dalam hatiku dan smoga Allah SWT menjawab doa2 specialku untuk masalah itu.

Semoga semua itu bisa menjadi kebaikan2 dimulai nanti di usia 40 yang insya Allah bila Allah memberiku rezeki usia ini akan aku jalani di akhir Bulan Juli ini...Aamiin Yaa Rabbal 'aalamiin...
.

Senin, 02 Mei 2016

Lunch Lexcorp Indonesia.. Oemah Sendok Senopati..02 Mei 2016


Taraaaa...siang ini Senin, 02 Mei 2016 kantorku, Lexcorp Indonesia mengadakan lunch bareng di Resto Oemah Sendok di Senopati Jaksel yang dihadiri seluruh karyawan head office dengan para Bos Besar. 

Karena jumlah invoice issued di April 2016 pecah telor terbesar sejak januari 2016, para Bos besar akhirnya mengapproved lunch sebagai applause utk seluruh karyawan. Lumayan sih, perasaan makan bareng kantor terakhir pas akhir tahun 2015 lalu, dan sejak Januari 2016 kebetulan agak tegang semua department dikarenakan invoice yang dikeluarkan ke customer sedang jadi bahan audit para Bos besar krn ada beberapa project yang bermasalah utk invoicenya. Sejak Juli 2015 memang ada masalah besar ttg invoice ke customer yang jadi momok besar di Lexcorp.  

Invoice bermasalah ya impactnya ke payment ke supplier terutama third party yang jadi rada berantakan, hehe..terkadang jadi bersitegang antara aku selaku dept finance dengan bagian project dan juga bagian GA.

Lumayanlah makan siang ini buat mengurangi ketegangan antar department, jadi ada canda tawa dikit melupakan kepenatan urusan kantor, dan semoga kedepannya Lexcorp akan kembali normal lagi seperti thn lalu..Aamiin..