.

Pages

Selasa, 25 Oktober 2011

Ternyata Inilah Alasan Mengapa Nabi Sangat Sayang Dengan Kucing


Nabi menekankan di beberapa hadisnya bahwa kucing itu tidaklah najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci. Lantas kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Pada permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:
1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
4. Hanya sekali kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.
Komentar Para Dokter yang Bergelut dalam Bidang Kuman
Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit. Subhanallaah !


Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia. Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll) Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tdk banyak berjemur dan tidak dekat2 dgn air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
Tetapi ketika sebagian dokter dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan dan Ia lebih bersih dari manusia, banyak dari pembaca situslakalaka yang mengkhawatirkan keberadaan Toxoplasma pada kucing, benarkah toxoplasma itu virus? ataukah hanya sekedar parasit yang bisa menempel pada tubuh makhluk yang hidup?
Perhatikan apa yang diperlihatkan Rosulullah SAW pada sahabatnya berikut ini:
Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).


Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu. Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya. Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing, (HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).
Subhaanallah!! Kalaulah bukan dari wahyu Allah tentulah Rasulullah Saw takkan berani mengatakan bahwa kucing itu bersih? Segala sesuatu yang baru ditemukan oleh para ilmuwan saat ini, ternyata sudah diketahui ilmunya oleh Rosul Kita Muhammad saw sejak 1500 tahun yang lalu.
Sumber : ***situslakalaka.blogspot.com

Kamis, 13 Oktober 2011

Mari Bershalawat...

Malaikat, seperti yang kita semua tahu bahwasanya malaikat adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang dikaruniai keistimewaan yang mana keistimewaan dari masing-masing malaikat berbeda-beda. Dan yg membuat takjub, karena ada malaikat yang sanggup menghitung jumlah tetesan air hujan ke bumi tak sanggup menghitung jumlah pahala yang diberikan Allah kepada umat Rasulallah yang berkumpul dan bersholawat bersama-sama.
Mari kita baca dan renungkan...
Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Disaat aku tiba di langit dimalam Isra'Miraj, aku melihat satu malaikat memiliki 1000 tangan, di setiap tangan ada 1000jari. Aku melihatnya menghitung jarinya satu persatu. Aku bertanya kepada Jibril As, pendampingku, "Siapa gerangan malaikat itu, dan apa tugasnya?"
Jibril berkata,
"Sesungguhnya dia adalah malaikat yg diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yg turun dari langit ke bumi."

Rasulullah SAW bertanya kepada malaikat tadi,
"Apakah kamu tahu berapa bilangan tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak diciptakan Adam AS?"

Malaikat itupun berkata,
"Wahai Rasulullah SAW, demi yg telah mengutusmu dengan hak (kebenaran), sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yg turun dari langit kebumi mulai dari diciptakan Adam AS sampai sekarang ini, begitu pula aku mengetahui jumlah tetesan yang turun ke laut, ke darat, ke hutan rimba, ke gunung-gunung, ke lembah-lembah, ke sungai-sungai, ke sawah-sawah dan ke tempat yang tidak diketahui manusia."

Mendengar uraian malaikat tadi, Rasulullah SAW sangat takjub dan bangga atas kecerdasannya dalam menghitung tetesan air hujan. Kemudian malaikat tadi berkata kepada beliau,
"Wahai Rasulullah SAW, walaupun aku memiliki seribu tangan dam sejuta jari dan diberikan kepandaian dan keulungan untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi, tapi aku memiliki kekurangan dan kelemahan."

Rasulullah pun bertanya,
"Apa kekurangan dan kelemahan kamu?"

Malaikat itu pun menjawab,
"Kekurangan dan kelemahanku, wahai Rasulullah, jika umatmu berkumpul di satu tempat, mereka menyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yang diberikan Allah kepada mereka atas shalawat yang mereka ucapkan atas dirimu."

Subhanallah....sungguh tidak merugi dan bukan termasuk orang2 yg celaka jika kita masih dan selalu bershalawat..
Semoga bermanfaat....
(Diambil dari :www.another.frenavit.com)

Kamis, 15 September 2011

Cintaku...Ses Tasya...

Gak terasa gadis kecilku dah beranjak dewasa..saat ini hampir 16 tahun umurnya. Gadis mungil yg saat bayi bertubuh montok itu kini sudah berubah jauh,....Masih teringat saat kecil suka sekali dengan boneka teletubbies, suka lagu joshua suherman yang "diobok2" dan lagu tasya "Aku anak gembala" hehe...lucu kalau ingat caranya berjoget membawa mix. Ternyata kesukaannya akan lagu dikala kecil tetap berkembang saat ini. Ses Tasya (biasa kami memanggilnya) suka sekali dengan musik, sampai2 semua lagu baru selalu up to date, terutama lagu dari negeri sakura, hehe..ya jelaslah secara gadisku ini suka banget dengan segala yg berbau "jepang".


Impiannya adalah suatu saat dapat menimba ilmu di negeri sakura tersebut. Aminnnnn...mami doain tercapai ya honey....Gak ketinggalan pernah suatu saat lagi jalan2, ada jasa pemotretan memakai baju tradisional jepang "yukata", sempat2nya berphoto..hehe...cantix kok sesss...


Ses tasya sosok anak yg cool, dalam artian gak terlalu banyak bicara, ngomong seadanya, terkadang suka berbanding terbalik dengan diriku yg "rame" hehe...tapi kalau dilihat saat bergabung dengan teman2 sekolahnya, ternyata sosoknya menjadi "rame" juga...Yg kusuka darinya adalah bertanggung jawab selaku anak tertua bagi adik2nya terutama saat kami org tuanya tidak dirumah, dengan sosoknya yg sedikit cerewet akan mengorder adik2nya utk sholat, utk kerjain pe-er, utk mandi, tapiiii kadang sedikit jutex kalo diganggu kesenangannya...Satu lagi yg kusuka...dalam hal ibadah Ses sudah menyadari semua kewajibannya,,,smoga menjadi anak yg sholehah ya ses...amin...Selaku org tua jujur kami tidak mengharapkan cantik secara fisik, tapi justru cantik dari kepribadian dan akhlak yg kami inginkan dan tanamkan.

Cara pertemanannya juga mengasyikkan, terkadang selaku org tua aku mengontrol semua fasilitas dunia maya yg dimilikinya, mulai dari email, facebook, twitter, tumblr, blog sampai ke handphone. Bukan bermaksud membatasi ruang geraknya utk bergaul, tapi lebih kepada perhatianku thd pergaulannya. Walau ses suka sebel kalo kukomentarin ttg salah satu fasilitas dunia maya tersebut, tapiii..aku yakin ses mengagumi diriku krn perhatian terhadapnya....***qiqiqi....bener kan sesssssss....???smoga gak baca..hehe...

Tapi saat ini....ada yg berubah dgn ses....lagi tumbuh jerawat, lagi suka telpon dgn teman akrabnya sambil tutup pintu krn lagi curhat2an, lagi suka bergaya modis, suka mau beli ini beli itu...hehehe.....pasti lagi "puber" ya ses...hehehe....Dannnn....ternyata ses lagi mulai mengagumi lawan jenisnya.....***jangan ngambek ya ses kalo lg baca..hehehe....That's oke honey..thats show normal behavior for a girl your age....mom likes this session on your life....


Prestasi belajar ses juga selalu meningkat dari tahun ketahun, krn memang yg kulihat, ses tipe anak yg ulet dalam belajar, dan saat menginjak sma saat prestasi terbaiknya saat ini. Mengikuti test masuk sma di luar kota (jakarta), walau dari propinsi lampung tapi ternyata gak kalah bersaing juga, walau sma negeri favorit belum diterima, tapi hasil tesnya mengagumkan bila dilihat dari saingan2nya, dan harus sadar krn terkena "jatah kursi" luar propinsi jakarta yg hanya 5%.


Dan alhamdulillah...akhirnya ses keterima di Akselerasi SMA Labschool Rawamangun saat ini., dengan hasil test terbaik dari 20 orang yg diterima....Smoga pintar ilmu dunia dan akhirat ya ses...Amin...Thanks for your hard effort..and keep humble and always try to make me and your pap proud of you...

Happy Wedding 18th Years...

Terima kasih ya Allah..tuk kebersamaanku dengannya selama 18 tahun...
7 September 1993 - 2011...















Sudah banyak suka duka yg kami jalani bersama, semua menjadi pemanis dalam kehidupan kami, tak peduli orang mencaci dan membenci, dengan cinta kami berdua sanggup tuk bergandeng tangan mengayuh bahtera kerajaan cinta kami...











3 cinta hadir diantara kami..semua titipan itu kami jaga dengan cinta...Ya Allah...smoga buah cinta kami bisa menjadi anak2 yg sholehah, sholeh, berbakti pada orang tua, berakhlakul kharimah, pintar ilmu dunia dan akhirat yang nantinya bisa membawa kami kepada surga-Mu...Amin...


















Jadikan dia imam bagi keluarga kecil kami, membimbing kami ke jalan akhirat, mencintai kami dengan segenap hatinya....















Dia cinta pertamaku, dan cinta terakhirku, jadikan aku pakaiannya yg selalu dia jaga, dia lindungi, dia bina dengan cinta....Smoga kami menjadi keluarga sakinah, mawaddah dan warohmah...Amin...

Senin, 05 September 2011

Mudik & Idul Fitri 1432 H (2011)


Minal Aidin Wal Faidzin...
Mohon Mohon Maaf Lahir dan Bathin...

Idul Fitri / Lebaran memiliki arti kembali kepada kesucian..yang pasti maknanya setelah sebulan penuh kita menjalani puasa Ramadhan dengan segala ritual ibadah didalamnya. Saat idul fitri pasti ditunggu sebagian orang untuk bertemu dengan sanak saudara yang lama tak bertemu, terkadang jarak jauh menjadi dekat saat menjelang lebaran dengan ritual "Mudik".

Hehe..bagi keluarga kecilku, kalimat "mudik" baru berlaku untuk tahun ini, krn setelah kurang lebih 2 bulan kami hijrah ke Jakarta, dan saat lebaran waktunya kembali ke kampung halaman di Lampung. Karena anak2 sudah libur duluan dibandingkan aku yg masih kerja sampai H-3, maka sebagian sudah kembali ke Lampung terlebih dulu, tinggallah aku, sibungsu rafli dan mbakku yang belakangan untuk mudik.

Mudik...pengalaman pertama yg bagiku gak menyenangkan..hehe..maaffffff...krn emang bener2 kondisinya gak enak. Sengaja memutuskan lewat jalan darat, ternyata benar2 gak nyaman. Jarak jakarta lampung yg biasanya normal sekitar 7-8 jam, ternyata saat mudik kali ini harus kutempuh dengan 16 jam. Masya Allah...bener2 kondisi yg buat bete dijalan, terlebih lagi memikirkan kondisi bungsuku rafli yg ikut serta...












Kemacetan terparah adalah di Pelabuhan Merak, dimana saat itu tumpah ruah semua kendaraan roda 2 dan 4 yang mengantri masuk ke kapal angkutan pelabuhan merak ke bakauheni lampung. Subhanallah...

Tapi akhirnya Alhamdulillah sampai juga di rumah tercinta di Lampung.....Kangen.....Rumah yg baru 2 bln ditinggalin saatnya bermukim disitu kembali sekitar 1 minggu.



Berasa hommy sangat disini,,,setiap detik ingin keliling ke depan belakang, beresan ini itu supaya kangen terobati, krn walau bagaimanapun kondisi di jakarta, lebih nyaman dirumah ini...udaranya sejuk, jauh dari kebisingan..dan sisi romantika histori yg tak bisa dilupa disini.....

Akhirnya setelah bingung dengan pertanyaan "kapan sih lebarannya"..maklumlah krn beda pendapat di negeri ini yg buat bingung, akhirnya Rabu tanggal 31 Agustus 2011 dengan mengikuti keputusan pemerintah..lebaran juga akhirnya...


Saling memaafkan dikeluarga kecilku...dengan tetangga terdekat....menjadi pelengkap indahnya Idul Fitri. Namun ada yg kurang lebaran tahun ini...tidak semua sanak saudara bisa dikunjungi krn beberapa hal, dan yg pasti anak2 pada komentar "wah...uang thr nya dikit..." hehe...maklumlah anak2, saat lebaran bagi mereka sisi kebahagiaan bila berkunjung kerumah kerabat adalah mendapat uang thr, bukan bercermin pada jumlahnya tapi lebih kepada banyaknya jumlah pemberinya..hehe...


Tapi dibalik itu semua..makna lebaran tuk keluarga kecilku adalah saatnya kami berlima berkumpul kembali di rumah Lampung yang mungkin seterusnya akan jarang kami kunjungi....Kebersamaan di tempat yg kami cintai....Tetapi demi kebaikan semua kami berharap dengan hijrah ke jakarta kami semua bisa menggapai cita2 harapan terbaik dan berharap suatu saat pun akan kembali lagi ke Lampung...Amin.....

Misteri Mayat di Atas Kubah Masjid Nabawi





















Qubbatul Khadhra’
(kubah hijau) yang terlihat megah di Masjid Nabawi adalah menaungi kuburan jasad Rasulullah Saw yang mulia didampingi kedua sahabatnya sekaligus mertuanya yaitu Abu Bakar Siddiq ra, dan Umar bin Khattab ra.
Tempat tersebut dahulunya adalah rumah baginda Rasul Saw karena setiap Rasul yang diutus oleh Allah Swt dikuburkan di mana dia wafat. Sebagaimana sabda Nabi Saw: Tidak dicabut nyawa seorang Nabi pun melainkan dikebumikan dimana dia wafat. (HR. Ibnu Majah).
Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yatim Sahl dan Suhail berukuran 3 x 30 m.
Bangunan yang sederhana itu hanya berdindingkan tanah yang dikeringkan, bertiangkan pohon kurma dan beratapkan pelepah kurma. Sebelah Timur bangunan Masjid Nabawi dibangun rumah Nabi Saw, dan sebelah Barat dibangun ruangan untuk orang-orang miskin dari kaum Muhajirin yang pada akhirnya tempat itu dikenal dengan tempat ahli Suffah (karena mereka tidur berbantalkan pelana kuda).
Baru pada tahun ke-7 H, Nabi mengadakan perluasan Masjid Nabawi ke arah Timur, Barat, dan Utara sehingga berbentuk bujursangkar 45 x 45 m dengan luas mencapai 2.025 m2 dan program jangka panjang untuk memperluas Masjid Nabawi seperti yang kita lihat sekarang ini diisyaratkan oleh Nabi Saw dengan sabdanya menjelang wafat: “Selayaknya kita memperluas masjid ini”.

Hingga pada tahun ke-17 H, Amirul Mukminin Umar bin Khattab khalifah kedua, memperluas ke arah Selatan dan Barat masing-masing 5 m dan ke Utara 15 m, dan dilanjutkan oleh Usman bin Affan khalifah ketiga memperluas ke arah Selatan, Utara dan Barat masing-masing 5 m pada tahun ke-29 H.

Akhirnya pada masa Khalifah Bani Umayyah Al-Walid bin Abdul Malik pada tahun 88 H, memperluas ke semua sisi Masjid Nabawi termasuk ke arah Timur (rumah Nabi) dan kamar-kamar isteri Nabi (hujurat) sehingga makam Nabi Muhammad Saw, Abu Bakar Siddiq, dan Umar bin Khattab termasuk bagian dari masjid dan berada di dalam masjid yang sebelumnya terpisah dari masjid.

Inilah yang menjadi pembahasan para ulama dan fukaha di dalam Fikih Islam, yaitu mendirikan bagunan seperti rumah kubah, madrasah, dan masjid di atas kuburan. Karena Nabi Saw bersabda : Allah mengutuk umat Yahudi dan Nasrani yang membuat kuburan para nabi mereka menjadi masjid-masjid (tempat peribadatan). (HR. Bukhari Muslim)

Hadis di atas dipahami oleh sebagian ulama terutama di kalangan pengikut Syekh Muhammad bin Abdul Wahab (Th. 1115 H/ 1703 M di Masjid Saudi Arabia, dan aliran ini disebut oleh para rivalnya sebagai aliran Wahabiyah, dan di Indonesia dengan aliran Salafi). Secara umum, tidak boleh melakukan kegiatan ibadah di atas kuburan, berdoa menghadap kuburan, dan membangun kubah di atas kuburan.

Sama ada di atas tanah wakaf atau di atas tanah pribadi. Sama ada untuk tujuan penghormatan atau mengambil berkah dan mengagungkan kuburan karena semua itu adalah perbuatan sia-sia sebagaimana dipahami oleh Sayyid Sabiq di dalam Fikih Sunnah-nya.

Sejalan dengan tujuan berdirinya aliran Wahabiah ini untuk memurnikan Tauhid, aliran ini cukup gencar memusnahkan kubah-kubah yang dibangun di atas kuburan, batu-batu nisan yang bertuliskan nama-nama yang sudah wafat, ayat-ayat Alquran yang tertulis di batu-batu nisan, kuburan-kuburan para wali yang dikeramatkan agar jangan terjadi khurafat, syiruk dan bid’ah di dalam Tauhid dan ibadah umat ini.

Dan siapa saja di antara umat Islam yang melakukan itu mereka bukan lagi penganut Tauhid yang sebenarnya, karena mereka meminta pertolongan bukan kepada Tuhan lagi, melainkan dari syekh atau wali dan dari kekuatan gaib, dan orang-orang yang demikian juga menjadi musyrik.

Kenyataan itu dapat dilihat sampai sekarang, bagi jamaah haji yang berkunjung ke makam Rasul, ke Baqi’, ke Ma’la, ke Uhud, dimana para penziarah diusir karena mendoa menghadap ke kuburan Nabi Saw. Demikian juga bila kita berziarah ke Baqi’ dan Uhud, tidak ada satu kuburan pun yang diberi nama atau tanda untuk membedakan antara kuburan sahabat-sahabat yang senior, para ahli hadis, bahkan kuburan Aisyah dan isteri-isteri Nabi pun tidak dapat dibedakan. Kalau penziarah bertanya kepada para “Satpam” kuburan baqi’ mana kuburan isteri Nabi? Mana kuburan Usman bin Affan? Mereka hanya menjawab “ana la adri” (saya tidak tau).















Upaya Wahabi untuk memurnikan Tauhid umat Islam lewat pemusnahan simbol-simbol kuburan, batu nisan, dan kubah-kubah yang dibangun di atas kuburan dilakukan secara besar-besaran pada masa Raja Abdul Azis. Tepatnya pada 8 Syawal 1345 H, bertepatan 21 April 1925 M, dimana kuburan baqi’ yang tersusun rapi di sana dimakamkan ahlil bait Nabi dan puluhan ribu para sahabat, termasuk kuburan Khadijah isteri Nabi yang pertama ummul mukminin (ibu dari orang-orang beriman) di Ma’la – Makkah, semuanya rata dengan tanah.

Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. Mayatnya melekat pada kubah hijau tersebut dan tidak dapat diturunkan sampai sekarang. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i’tibar”.


















Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi”.

Pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini, terlepas dari kebenarannya, bahwa kembali kepada Tauhid yang murni seperti zaman Rasul Saw adalah tujuan dari dakwah Islam dan misi para Rasul dan umat Islam mesti menerimanya, jika tidak ingin menjadi orang musyrik. Akan tetapi pemeliharaan nilai sejarah dan para pelaku sejarah juga penting, karena Allah berfirman : Sungguh di dalam sejarah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal. (QS. Yusuf : 111).

Akhirnya jika pelaku sejarah tidak boleh dikenang, tidak dimuliakan, tidak dihormati, kuburannya diratakan, bagaimana kita mengambil pelajaran dari sejarah tersebut? Adapun maksud Nabi Saw Allah mengutuk Yahudi dan Nasrani menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, adalah menyembah kuburan. Semoga kita dapat pelajaran.
Wallahua’lam *****

(
H.M. Nasir, Lc, MA : Penulis adalah Pimpinan Pondok Pesantren Tahfiz Alquran Al Mukhlisin Batubara, Pembantu Rektor IV Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan )sumber artikel

Rabu, 27 Juli 2011

Makna Ulang Tahun Ke-35

28 Juli 2011 tepat usiaku ke-35 tahun.


Makna ulang tahun bagiku bukan berarti bahwa harus dirayakan dengan besar2an,,,tidak..justru bagiku hari lahir adalah moment dimana aku harus bersyukur dan bersedih. Bersyukur karena sampai detik itu aku masih diberi umur oleh Allah SWT yang semua orang tidak akan pernah tau kapan itu akan berhenti, dan bersedih karena berarti memperpendek masa umur yang telah ditetapkan-Nya untukku. Kedua moment tersebut benar2 membuat bathin ku kembali untuk merenungi apa yang telah aku perbuat selama umurku itu, siapkah aku tuk menghadapi masa depan dunia dan akhirat ???


Secara duniawi aku sudah cukup bersyukur dengan semua yang diberi Allah SWT kepadaku. Menikah diusia muda dan dapat kulewati hampir 18 tahun dengan baik, aku memiliki suami yang begitu sayang padaku yang bisa kujadikan imam tuk hidupku, aku memiliki 3 anak yang kubesarkan dengan kasih sayang dan kudidik tuk menjadi anak yang sholeh dan sholehah...Semua tidak akan pernah membuatku lari dari syukur atas nikmat Allah tersebut.



Keluarga kecilku adalah penyemangat nikmat Allah SWT yang kuperoleh pada saat datang segala cobaan terhadap hidupku. Semua cobaan yang kualami kuyakinkan bahwa itu adalah cara Allah SWT untuk menguji imanku dalam memahami arti kesabaran dalam menjalaninya. Kuyakini itu adalah cara Allah SWT sayang terhadapku dan aku mencoba untuk menghadapi semua dengan kesabaran. Apa yg terjadi dalam hidupku saat ini semua tidak ada yang kebetulan, semua sudah ada tulisan Allah SWT tentang itu. Smoga aku tetap bisa menjaga kesabaran atas segala cobaan itu dan tetap bisa menjadi makhluk-Nya yang slalu bersyukur.

















Tetapi aku belum yakin akan semua bekal yang akan kubawa menuju ke alam kekal. Bagiku apa yang kulakukan masih belum seimbang dengan segala nikmat yang kudapat dalam hidupku. Karena ku yakin tak akan ada yang bisa menghitung berapa nikmat itu. Tapi aku selalu melakukan semampuku yang bisa tuk memperbaiki urusan akhirat hidupku, krn kuyakin itu yang akan menjadi bekalku kelak. Dunia tidak akan kekal dan semua akan ditinggalkan namun semua kenikmatan dan kejadian dalam urusan dunialah yang menentukan amal dan dosa yang akan kita bawa kelak.

















Jadi apa yang ada di dunia semua kujaga keseimbangannya. Aku sebagai makhluk biasa, sebagai istri, sebagai ibu dari 3 anakku, sebagai bagian keluarga besarku, sebagai karyawan dilingkungan kerjaku, sebagai teman dari teman2ku. Semua itu kucoba jalani dengan adil tuk membagi porsi2 tanggung jawabku agar ada keseimbangan didalamnya. Dan semoga aku bisa menggapai kebaikan hidup dunia dan akhirat... Aminnnn yaaa Robbal 'aalamin..

Selasa, 26 Juli 2011

Marhaban Yaa Ramadhan 1432H


Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadhan. Rasulullah SAW selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabat setiap kali datang bulan Ramadhan. "Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka." (HR. Ahmad).


10 langkah yang sebaiknya kita lakukan menyambut datangnya Bulan Ramadhan :
1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadhan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadhan yang kembali diberikan kepada kita. Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadhan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadhan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadhan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).



4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadhan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadhan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadhan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.



7. Sambut Ramadhan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadhan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadhan.

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
· membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

(Disadur dari artikel facebook "Yuk Shalat Dhuha")

Senin, 18 Oktober 2010

Petualangan ke Gunung Gede - Cibodas - 2010

Mei 2010...bulan gak akan terlupa dalam hidupku....Why ???? Hehe...alasan simpel...bulan itu pengalaman paling aneh dalam hidupku, dimana aku bisa mencapai puncak gunung Gede Pangrango yang tingginya hampir 3000m.











Awalnya adalah karena perusahaanku sedang menggapai ISO dan OHSAS, dan dalam masa training diadakan harmonisasi ke Cibodas. Rencana awalnya adalah hanya sepertiga dari ketinggian itu saja, kalau tidak salah sampai lokasi air terjunnya saja, tapi karena suatu hal, akhirnya bigboss berubah pikiran menjadikan sampai ke puncak. Hmmmm....dengan berkeluh kesah semua wanita yang ikut menjadi bener2 parno. Apalagi diriku yang seumur hidup lum pernah mendaki gunung ??? Sanggupkaaaaahhhhh.....











Tapi dengan semangat yang kuat...***qiqiqi..lebay...dan tentu karena takut kepada seseorang....***uppsss..gak boleh sebut merk...akhirnya dengan segala daya upaya sampe juga ke puncak gunung itu.

















Dengan senyum kemenangan saat sampe di atas ..**walaupun aku adalah peserta paling akhir yang sampe disana..hehe...alhamdulillah semua yang sulit kalau dijalanin ternyata bisa tercapai juga...Padahal saat mulai naik, aku bener2 gak kuat tuk bayangin sampe mana kemampuan fisikku. Tapi berhubung sang bigboss tau bahwa aku wanita paling berumur di perusahaannya dan ada beberapa karyawan wanita lain yang terlihat agak kesulitan, jadi beliau selalu dengan sabar menunggu dirombongan terakhir tuk tetep menyemangati beberapa karyawannya **salah satunya aku...











Justru karena sang bigboss ada didekat kami, malahan gak bisa istirahat...hufffhhhh...gak jelas deh jantung udah naek turun perberapa detiknya, belum lagi pikiranku stress banyak. Stress krn gak ada sinyal hp disitu sehingga aku gak bisa ngabarin rumah bahwa perjalanan itu dirubah jadi sampai ke puncak gunungnya, stress krn kebetulan aku lagi halangan/datang bulan dan saat itu harus merambah dunia yang bagiku agak serem krn walau aku gak tau history gunung itu tapi lingkungan yang kulihat agak gimanaaaa gitu...**padahal saat terakhir baru tau tuh gunung katanya super duper angker karena banyak cerita mistis disitu. Stress yang terakhir adalah karena kondisi alamnya saat naik itu agak hujan dan terjal, jadi aku bener2 konsentrasi takut kalau terpeleset atau terjatuh. Hufffhhh....Bener2 tersiksa saat itu, berjuang tuk mencapai puncak dengan menyesuaikan stress pikiran dan lelahnya fisik. Entah berapa lembar doa yang terucap dalam perjalanan itu..qiqiqi...yang penting...Alhamdulillah sampai ke atas dan turun juga dengan selamat.










Minap satu malam disana, tanpa bisa kasih kabar ke rumah krn gak ada sinyal, gelap dan bunyi2 yg gak jelas di atas hutannya, ketakutan mau buang air kecil krn harus ke sungai, semuanya membuat bener2 gak bisa tidur sampai pagi, hanya bolak balik saja di dalam tenda sambil takut kalau2 ada binatang yang masuk ke tenda yang kami tempati bertiga dengan temanku. Apalagi dikit2 mendengar cerita para porter bahwa jangan sembarang ngomong di gunung itu, dan untuk mengurangi ketakutanku aku gak mau bertanya lebih dalam cerita mistis itu dengan harapan semua aku yakinkan pada Sang Pencipta semata. Alhamdulillah itu pula mungkin yang membuatku kuat melewati perjalanan itu.












Tapi dibalik itu semua, ada hal yang didapat dari perjalanan itu, yaitu harmonisasi dengan semua teman2 staff sekantor dan juga yang berada di site, karena hampir semua ada disitu. Jadi bisa bertatap muka bukan dalam jam kerja dan bisa berbicara layaknya teman bukan seperti biasa yang dilakukan komunikasi hanya urusan kantor. Hal itu yang mungkin ingin didapat atau tujuan dari perjalanan ini. Oke laaaa.....Thanks to my bigboss yang sudah care dengan para karyawan wanitanya di trip itu, Thanks juga tuk teman2ku yang sudah saling bantu selama perjalanan itu terutama yang mau membagi sisa air minumnya...hehe...Smoga bertemu lagi dalam trip berikutnya.....