.

Pages

Selasa, 05 Oktober 2010

Holiday to Singapore -- New Year 2010 (Bagian 2)

Tulisan ini melanjutkan judul sebelumnya.

B. Singapore Zoo

Adalah salah satu tempat andalan hiburan family di Singapura. Terletak di daerah hutan lebat, sehingga membuat satwa lebih bebas tuk hidup. Dan perjalanannya memang jauh dari tengah kota, karena terletak hampir di perbatasan Johor Malaysia.

Suasana di Singapore Zoo memang secara sekilas tampak berbeda dengan kebun binatang di Indonesia, tak dipungkiri disana lebih bersih, lebih teratur dan lebih rapi. Tetapi sebenarnya kalau bicara tentang kevarian hewannya, kebun binatang Indonesia lebih banyak macam dan jumlahnya, memang mungkin perlu ditambah lagi dari segi penataan dan kebersihannya.


Pertama masuk ke dalamnya, kita akan menemui jembatan kayu yang diatasnya ada siamang bergelantungan. Untuk melintasi area dalamnya, ada Tram (semacam kereta kecil) yang memudahkan kita bila kelelahan melintasi dengan berjalan kaki. Tetapi kita pun bisa berhenti di area mana kita mau.










Suasana di dalam Singapore zoo memang dibagi2 per negara2 gitu. Jadi ada bagian Australia yang jelas ada kanggurunya, lalu ada Ethopia dengan baboon nya, selain itu juga ada macan putih, komodo, beruang kutub, berbagai burung, aneka kupu2 dan aneka satwa lainnya yang dapat menjadi hiburan tersendiri bagi kita dan anak2.











Dan di sini ada juga Rain Forest Kidzworld...Area bermain anak dengan air gelombang yang menambah keceriaan di tengah hiburan melihat satwa. Kebanyakan anak2 kalau kita ajak bersafari ria ke kebun binatang, selain menambah pengetahuan mereka juga menambah hiburan dengan melihat real satwa2 yang mungkin sebelumnya hanya mereka lihat di tivi saja.











Semua hiburan itu baik untuk merileksasi dari kegiatan sehari2 dengan harapan kita menjadi lebih fresh, begitupun dengan anak2. Terkadang hal yang membuat mereka terkesan akan terekam dalam memory mereka dan menjadikan suatu hal yang bersejarah dalam hidup mereka.















Akhirnya perjalanan kami ditutup dengan sedikit menjelajahi jalan Orchad. Keindahan gemerlap lampu di malam hari menambah suasana bertambah seru sepanjang jalan. Saat suasana tahun baru, disini biasanya digelar discount besar2an yang membuat bertambah ramainya suasana disini.


























Kebetulan gadis kecilku Tasya benar2 kegirangan, karena menemukan salah satu majalah yang menampilkan favoritnya di salah satu toko buku di Jalan Orchad. Tak ketinggalan mengambil moment menggembirakan tuk berphoto dengan benda favoritnya itu...hehe...terkadang hal itu menjadi kelucuan sendiri bagiku melihatnya.



Sampailah di penghujung perjalanan malam itu, kami akan kembali ke hotel. Dan besok pagi sekali akan kembali ke Indonesia melalui Batam.


Demikianlah catatan perjalanan kali ini, smoga ada manfaatnya. Dan berharap suatu saat akan diberikan rezeki oleh-Nya untuk melihat keindahan nikmat Allah yang lainnya di tempat yang lain pula. Amin...






Selasa, 08 Juni 2010

Holiday to Singapore -- New Year 2010 (Bagian 1)

Ini harusnya postingan awal tahun 2010 kemaren. Tapi..tanpa mengurangi nilai memorynya, kurasa gak masalah deh tuk ditulis saat ini.

Ditengah kepenatan krn aktivitas sehari2 shg butuh waktu relaksasi, ditambah kebetulan sedang hari liburan anak2 dan raport semuanya juga membanggakan (aminn..), dan yg terpenting juga Allah SWT memberi rezeki lebih tuk kami (aminnn..) .....semuanya itu menghantarkan kami sekeluarga tuk kembali ke negeri singa itu. Perjalanan itu bersamaan dgn tahun baru masehi 2010.










Berangkat dari Lampung ke Jakarta lalu ke Changi Airport...sebenarnya melelahkan, tetapi karena tujuannya tuk relaksasi dan terlebih lagi yg terpenting adalah momen kebersamaan dengan suami dan anak2, tentunya bagiku adalah hal yg amat sangat penting dan menyenangkan. Bisa bercanda lebih dari 24 jam, semua itu mungkin hal yg agak susah saat ini krn waktu sekolah, jam kerja semua kami jalani sbg rutinitas.

Sesampainya disana...setelah melepas lelah sebentar, kami langsung menuju Merlion Park, yg pastinya disana special untuk menjepret kamera dgn latar belakang patung kepala singa berbadan ikan atau juga gedung esplanade (big durian krn gedungnya mirip dengan duri2 durian). Saat itu cuaca sedang hujang rintik2, tapi tak menyurutkan minat kami tuk moment itu.















Selepas dari tempat itu....yach sudah pasti mencari sesuatu utk dibeli. Tempat yg dituju saat itu adalah China Town, Bugis Junction, Mustafa.....dannnnn...tak ketinggalan pastinya hobby hubby tuk cari alat pancing.....hmmm....kemana aja tempat pasti gak ketinggalah tuk hunting yang satu itu.....that's oke honey....

Pernak pernik yg bercirikan negeri singa sudah pasti gak ketinggalan, disamping memang harganya murah2, juga bisa utk oleh2 tuk kerabat.










Jalan2, keliling2...sudah lumrah di negeri singa itu...tapi untuk muslim memang untuk mencari kedai makanan yg halal memang harus tau di daerah mana utk memudahkan itu. Dan selama ini selalu yg termudah di Lucky Plaza orchard, krn di situ ada food court makanan padang.

Tapi, pada trip kali ini, pengalaman pertama kami mengunjungi bbrp tempat hiburan, Sentosa Island dan Singapore Zoo. Karena ini kali pertama, mungkin aku mau berbagi cerita tentang Sentosa Island dan Singapore Zoo. Insya Allah bisa bermanfaat bagi yang ingin/berencana ke sana.

A. Sentosa Island

Sentosa Island berada di pulau terpisah dari pulau utama singapura. Pulau ini dekat sekali dengan pulau Batam.
Disini mirip dengan Ancol, Jakarta. Ada banyak sekali hiburan atraksi, dan juga pantai. Sehingga bila ingin berkunjung ke sini, mungkin harus menyiapkan satu hari penuh disini.
Cara ke Sentosa Island, adalah bisa dengan taxi, bis ataupun MRT dengan tujuan Harbour Front. Dari situ bisa naik bis, kereta atau kereta gantung melalui Vivocity.

Tentunya tiket bisa kita beli di Harbour Front, dengan bisa memilih tiket terusan ataupun tiket per wahana. Disini ada beberapa wahana menarik yg bisa dipilih, misalnya di Imbiah Lookout, Siloso Beach. Salah satunya waktu itu kami ke Siloso Beach, dengan memakai kereta gratis bisa sampai di sana. Pantainya bersih, dan sering dipakai untuk acara wedding di pinggir pantai, juga untuk perhelatan musik, juga tentunya seperti volly pantai.










Dekat Siloso beach, ada Underwater world. Wahana ini memang mirip seperti di Dufan Ancol.
Underwater World ini tidak jauh berbeda hanya yang ini lebih kecil dan koleksi ikannya masih kalah banyak dengan Seaworld di Jakarta.
Aquarium raksasa ini menampung lebih dari 2.500 ikan dari 250 spesies yang berbeda. Mulailah tour Anda dari kolam yang dinamakan “the Touch Pool” di mana Anda bisa menyentuh langsung ikan-ikan seperti bintang laut, ikan pari dan jika Anda berani, ada juga baby sharks (anak ikan hiu). Lalu lanjutkan tour Anda lebih dalam lagi, dengan berdiri di travellator Anda bisa menyusuri terowongan yang panjangnya 83 meter dan Anda bisa melihat ikan-ikan di sekeliling Anda.









Selain itu, yang menarik adalah Sentosa Luge & Skyride. Peminat ketegangan dan pecandu adrenalin pasti amat menyukai ini. Perpaduan antara Gokar dan toboggan (semacam kereta luncur beroda 3 tanpa motor). Wahhh....bener2 amazing. Bagiku, ini kali pertama aku berani utk mencoba hal yg memicu adrenalin. Hehe...semua pada ketawa lihat tingkahku saat naik ke kereta gantung yang amat sangat tinggi..hmmm.....gemetarrrrrrr, sampai2 gak berani melihat ke arah bawah, hehe...tangan keringat dingin, muka pucat...hehe...pokoknya lucuuuuu....tapi saat naik toboggannya...nah itu seru,










Selain itu, disini ada juga ada replika patung merlion sbg symbolnya negeri singa itu. Bentuknya mirip dgn yg di patung asli merlion park di pinggir sungai singapura, tetapi yg di sentosa island ini ukurannya lebih tinggi. Dan yang di sentosa, kita bisa masuk ke dalamnya krn ada fiksi animasi ttg asal usul merlion.













Selain itu ada Tyger Sky Tower, yaitu menara pemandangan tertinggi di Singapura yg bisa melihat pemandangan panoramik yg indah dan menyenangkan. Juga di Images of Singapore, bisa untuk mengetahui titik awal sejarah Singapura - di mana berbagai budaya, nilai-nilai moral, aksi petualangan, ketabahan fisik dan hati nurani dan harga diri, bersatu memberi satu perpaduan unik yang tidak pernah terlihat di seluruh tempat lain di Singapura.















Sebenarnya masih banyak tempat wahana lain di Sentosa Island yang belum sempat kami kunjungi, tapi mudah2an dari sedikit informasi ini bisa menambah pengetahuan tentang Sentosa Island.

Dan.....perjalanan selanjutnya ke Singapore Zoo....akan diceritakan di Bagian 2 yach....(berhubung notulennya kecapean nih nulisnya...hehee....) See you...











Kamis, 03 Juni 2010

Big Family of PT Tekniko Indonesia

Mungkin satu kalimat yg bisa kuucapkan sbg pembuka. "Selama 10 thn aku bergabung di PT Tekniko Indonesia...sudah terbeda 360 derajat keadaan saat ini dibanding dulu." Semua perubahan itu jelaslah perubahan baik, yakni kinerja perusahaan dan yang pasti juga semua anggota2nya saat ini. Kalau tentang kinerja perusahaan...gak perlu deh di tulis disini, krn semua orang juga punya kinerja di perusahaan masing2 dan kalo cerita ttg kerjaan....yachhhh gak perlu disini deh tapi di.............Ruang Meeting.....hehe...











Secara alamiah kami selalu bekerja dalam target dan kualitas yang harus sesuai dgn order (yg so pasti selalu membuat stress...) Hehe....walau pun kadang stress dengan order dan pembawaan Sang Presiden Direktur..tapi.......dibalik semua itu pasti ada keuntungan untuk diri masing2 yaitu pembenahan kinerja diri ke arah yang lebih baik.











Terlepas dari semua itu, terkadang diperlukan waktu tuk refreshing di luar urusan kerja, dengan saling canda saat jam istirahat...(tapi harus bubar saat tet jam satu, krn akan ada yang teriak "ssssttttt...." qiqiqi....). Tapi diluar jam itu, kebiasaan refreshing adalah tuk makan2 dan mengeluarkan suara yang tertahan tuk menjerit (wkkk....kata lain dari karaokean..hehe..).












Semua kandidat punya keunikan masing2...ada yang suaranya bagus, ada yang jogednya asyik, ada yang gak mau nyanyi kalo bukan lagu dangdut (hehe..jangan marah ya...)..ada yg rebutan mick....yachhhh semuanya membuat lupa akan kepenatan kerja. Lumayan tuk menyegarkan otak dan menghindari kejang otot krn duduk terus...












Kebersamaan itu akan membuat kami saling dekat dalam hal pribadi di luar jam kerja, tapi tetap harus profesional saat jam kerja. Canda, tawa..semua membuat kami merasa satu keluarga..... Big family of PT Tekniko Indonesia.

Semoga Allah SWT merahmati persaudaraan ini........Amiiin......







Selasa, 30 Maret 2010

Subhanallah...Ada Sungai di Dalam Laut...

Maha Suci Allah yang Maha menciptakan sungai dalam laut...

"Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa Al-Qur'an ini suatu kebeneran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkauitu menyaksikan segala sesuatu. " (QS Fushshilat : 53)


"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan), yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit, dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi." (Q.S Al Furqan : 53)

Jika anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV "Discovery" pasti tahu dengan Mr. Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli oceanografi dan ahli selam terkemuka dari Prancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur dengan air laut yang asin disekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.


Fenomena ganjil itu memeningkan Mr.Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinasi atau khayalan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil itu.

Sampai suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakannya, dan profesor itu teringat pada ayat Al Qur'an tentang bertemunya dua lautan (Surat Ar-Rahman : 19-20) yang sering diidentikan dengan Terusan Suez. Ayat itu berarti "Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus." Kemudian dibacakan pula Surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, dima na terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar Rahman ayat 22 yang berbunyi "Yakhruju minhuma lu'lu'u wal marjaan" artinya "Keluar dari keduanya mutiara dan marjan". Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr.Costeau mendengar ayat2 Al Qur'an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur'an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ketujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di dalam samudera. Benar2 suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur'an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar.

Shadaqallahu Al ' Azhim. Rasulullah SAW bersabda "Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air. Bila seorang bertanya, Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali ? Rasulullah menjawab "Selalu ingatlah mati dan membaca Al Qur'an."
Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Mexico. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah "sungai" di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.
Setelah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, nampak seperti sungai,,,luar biasa bukan " Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah SWT.

*** Disadur dari : http://ivandrio.wordpress.com/2010/03/07/subhanallah-ada-sungai-dalam-laut/#comment-312





Senin, 22 Maret 2010

Holiday ke Cirebon...

Akhir bulan Desember 2009 kemaren, aku kebetulan ada final tugas kantor ke Cirebon. Krn momentnya mendekati akhir tahun, anak2 juga lagi pada libur, dan suamiku juga bisa cuti, jadi kami sekeluarga memutuskan tuk jalan2 ke Kota Cirebon. Sebenarnya ini kali kedua kami sekeluarga kesini, tapi waktu pertama kali gak sempet jalan2.


Dimulai perjalanan dari Lampung, naik kereta ke Cirebon...bagiku perjalanan menyenangkan krn menjadi moment liburan keluarga. Anak2ku juga tak kalah senangnya, terutama Rafli, krn moment naik kereta baru pertama baginya. Sampe2 dalam perjalanan kereta sekitar 4 jam tidak sekejap pun Rafli tidur, krn dia menikmati banget pemandangan2 sepanjang perjalanan.

Semua pandangan keluar gak lepas dari komentar dan pertanyaan2 Rafli. Kadang liat sawah, dia akan bilang "Adek pengen ke sawah Mi..." Atau lagi liat ada sungai2 kecil gitu, dia akan bilang "Adek mau mandi disitu Mi..." hehe..lucu deh liat tingkah lakunya.


Beranjak siang kami sampai di Cirebon. Alhamdulillah langsung istirahat dulu di hotel. Di hari kedua, setelah tugas kantor selesai, kami mengunjungi Makam Sunan Gunung Jati. Makam ini menjadi salah satu obyek wisata ziarah yang kerap dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.









Makam Sunan Gunung Jati ini berada sekitar 6km ke arah utara dari kota Cirebon. Di tempat ini terdapat ratusan makam keturunan Sunan Gunung Jati. Letak makam sang Sunan berada di atas bukit yang untuk mencapainya kita harus menaiki anak tangga. Tetapi tidak sembarang orang yang diperbolehkan masuk ke makam sang Sunan, hanya bisa di depan pintu gerbangnya saja.


Yang unik dari makam ini, adalah tempelan2 keramik porselen china di tembok2 sekitar makam. Menurut cerita penjaga makam, keramik2 itu untuk menghormati salah satu istri Sunan Gunung Jati yang berasal dari China. Dan usia keramik2 itu sudah ratusan tahun. Melihat keunikan tersebut, wajarlah jika wisatawan yang datang tidak hanya sekedar untuk mengirim doa, tapi juga untuk menikmati keindahan porselen itu.

Selanjutnya kami mengunjungi Keraton Kesepuhan. Sebenarnya ada 4 keraton di Cirebon, yaitu Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Keprabon. Tetapi, dari keempatnya, Keraton Kasepuhan yang dibangun tahun 1529 lah yang paling terawa. Tembok keraton yang mengelilinginya terbuat dari bata merah khas arsitektur jawa yang dihiasi keramik porselen China.











Tiket masuknya hanya Rp. 3.000 dan dibuka setiap hari. Saat berkunjung kesini, kita akan ditemani guide berpakaian beskap dan blankon. Mirip abdi dalem di keraton Yogyakarta. Sang guide ini akan menjelaskan secara detail tiap sudut keraton.










Dikeraton Kasepuhan ini ada kereta yg dikeramatkan, yaitu kereta Singa Barong. Dulu, kereta ini ditarik sepasang kebo bule. Di sisi tempat penyimpanan kereta ini ada ruang koleksi, tetapi sayang isi koleksi berupa gamelan, alat2 perang, keris, tombak sampai baju besi rampasan Portugis tidak terawat. Tetapi Alhamdulillah kita masih bisa melihat nilai2 sejarah dari semua di keraton itu.

Di hari berikutnya, kami mengunjungi wisata air terjun di kaki Gunung Ciremai. Perjalanan kesana sekitar 1 jam dari Cirebon yakni di wilayah Kuningan. Sepanjang perjalanan tampak pemandangan pegunungan yang sejuk dikelilingi tanaman2 segar.









Air terjun nya pun, sangat indah. Airnya masih belum terkontaminasi dengan polusi sehingga masih benar2 nuansa alami pedesaan. Memang tidak terlalu tinggi air terjunnya, tetapi keeksotisan pemandangannya membuat kita bener2 tersadar akan kebesaran Allah SWT (hehe....kok kayak acara wisata religi yach...).


Setelah dari situ, kami mengunjungi suatu tempat yang bernama Kolam Pemandian Cibulan. Di kolam pemandian itu, selain kita bisa berenang juga dapat melihat ikan2 yang diyakini oleh masyarakat disitu sebagai ikan keramat.










Ikan-ikan tersebut berwarna abu-abu kehitaman, atau yang lebih dikenal ikan Kancra Bodas (Ikan Dewa). Konon menurut cerita masyarakat Desa Manis Kidul Kuningan, ikan tersebut merupakan ikan yang dahulunya adalah para prajurit-prajurit yang membangkang pada masa Kerajaan Padjajaran. Kemudian dikutuk oleh Prabu Siliwangi menjadi ikan. Sampai sekarang ikan tersebut dipercayai oleh masyarakat Desa Manis Kidul sebagai ikan keramat yang mempunyai keistimewaan tertentu.
Namun terlepas dari benar atau tidaknya legenda tersebut khususnya bagi masyarakat Kuningan, sampai saat ini tidak ada yang berani mengambilnya. Ada kepercayaan bahwa barang siapa yang berani mengambil dan mengganggu ikan-ikan tersebut akan mendapatkan kemalangan. Wallahu alam.


Dari tempat Cibulan, kami melihat ke tempat Perjanjian Linggarjati. Namun, krn hari sudah sore menjelang magrib, yach..tempatnya sudah ditutup utk umum. Yang paling kecewa adalah Gadisku Tasya. Krn dia selama ini taunya lewat pelajaran sejarah aja tentang Linggarjati. Tapi..yach dari pada nggak, jepret2 di luar nya juga gak masalah. Hehe...











Akhirnya sore itu kami kembali ke hotel, untuk beristirahat setelah seharian mengunjungi obyek2 wisata. Dan karena besok hari akan kembali ke Lampung, malamnya kami makan di rumah makan yang belum ada di Lampung, hehe...narsisdotcom judulnya. Dan makanannya yummy.....(bukan promosi lhohhhh....)















Akhirnya, berakhir deh holiday ke Cirebon. Selain kebersamaan dengan keluarga kecilku, banyak juga yang kami dapat dari perjalanan ini. Dari beberapa tempat itu menambah pengetahuan sejarah dan juga keunikan2 alam yang membuat tersadar diri bhw kita hanyalah sekelumit kecil makhluk ciptaan Allah diantara ciptaan2 kebesaran lainnya.